Koreksi Membayangi IHSG Hari Ini
Digtara.com | JAKARTA – Senin (10/6/2019), indeks saham ditutup menguat sebesar 1,30% mencapai level 6.289,61. Sentimen positif yang berhembus ke bursa mendorong kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Baca Juga:
Sentimen positif datang dari luar dan dalam negeri. Dari eksternal, misalnya, terbuka kembali peluang bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve menurunkan suku bunga setelah rilis data ketenagakerjaan mencetak hasil di bawah perkiraan pasar.
“Sedangkan dari dalam negeri, investor picking up karena gesekan politik terkait Pemilihan Presiden sudah mereda dan hasilnya sesuai ekpektasi pasar,” ujar Analis Pacific 2000 Indra Then.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengingatkan, sejatinya potensi bearish membayangi bursa. “Melihat faktor teknikal, secara garis besar IHSG akan bearish karena ada gap yang terbentuk pada pembukaan pagi,” katanya. Karena itu, dia meramal IHSG akan terkoreksi dan bergerak antara 6.170–6.350.
Sementara itu, Analis Samuel Sekuritas Muhammad Alfatih memperkirakan, sentimen bunga The Fed masih menjadi amunisi bursa untuk menguat hari ini. Apalagi, Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin merilis inflasi Mei yang tetap berada dalam target pemerintah. Rupiah juga tetap stabil. Proyeksi dia, IHSG menguat dan bergerak dalam rentang 6.230–6.340.
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi