Kamis, 19 Maret 2026

Rupiah Menguat ke Level Rp14.269 Per Dollar AS

Redaksi - Jumat, 31 Mei 2019 03:43 WIB
Rupiah Menguat ke Level Rp14.269 Per Dollar AS

Digtara.com | JAKARTA – Keputusan Standard and Poor’s (S&P) menaikkan peringkat utang Indonesia dari BBB- menjadi BBB bak obat kuat bagi rupiah. Berdasarkan data Bloomberg, Jumat (31/5), rupiah di ditutup menguat 0,98% ke level Rp 14.269 per dollar AS. Dalam sepekan, kurs rupiah naik 0,85% dari penutupan perdagangan akhir pekan lalu (24/5) di level Rp 14.392 per dollar AS

Baca Juga:

Di kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah juga menguat 0,22% ke level Rp 14.385 per dollar AS, Jumat (31/5). Sedangkan dalam sepekan, rupiah menguat 0,45%.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal mengatakan, rupiah melaju karena efek keputusan S&P menaikkan peringkat utang Indonesia di atas level layak investasi atau investment grade pada hari ini.

S&P menaikkan peringkat pemerintah Indonesia ke BBB dengan alasan prospek pertumbuhan yang kuat dan kebijakan fiskal yang positif. “ Prospek surat utang domestik makin menggiurkan apalagi didukung utang pemerintah yang rendah,” kata Faisyal.

Dia bilang, dampak keputusan S&P itu juga berimbas terhadap kepercayaan dana asing lewat investor global terhadap pasar saham. Terbukti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,72% ke level 6.209,12 pada Jumat (31/5).

Nah, pekan depan pasar dalam negeri tutup karena memasuki libur panjang Lebaran. Sehingga tentunya sepekan depan masih banyak hal yang dapat menggerakkan rupiah.

Faisyal memperkirakan rupiah masih bisa menguat pekan depan, asalkan sentimen internal dan eksternal mendukung. Kata Faisyal, jika European Central Bank (ECB) dalam rapat pekan depan masih dovish dan Brexit semakin abu-abu maka rupiah bisa terangkat lagi.

Namun, pergerakan harga minyak global yang masih flukluatif dan perang dagang AS-China masih bisa membuat rupiah merosot. “Apalagi terbaru ada potensi perang dagang meluas ke Meksiko,” tutur Faisyal.

Oleh karenanya, ia memprediksi, pergerakan mata uang rupiah cenderung melebar di level Rp 14.180-Rp 14.480 per dollar AS.[kontan]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Hari Ini 16 Maret 2026 Berpotensi Koreksi, Simak Rekomendasi Saham ADMR, PTRO, TAPG

IHSG Hari Ini 16 Maret 2026 Berpotensi Koreksi, Simak Rekomendasi Saham ADMR, PTRO, TAPG

IHSG Diproyeksi Melemah 12 Maret 2026, Analis Rekomendasikan Saham BMRI, UNVR hingga BSDE

IHSG Diproyeksi Melemah 12 Maret 2026, Analis Rekomendasikan Saham BMRI, UNVR hingga BSDE

IHSG Hari Ini 11 Maret 2026 Menguat ke 7.440, Ini Rekomendasi Saham LSIP, BBCA hingga ASII

IHSG Hari Ini 11 Maret 2026 Menguat ke 7.440, Ini Rekomendasi Saham LSIP, BBCA hingga ASII

IHSG Hari Ini 10 Maret 2026 Berpotensi Koreksi, Ini Rekomendasi Saham ADRO, BBRI, BKSL, dan ENRG

IHSG Hari Ini 10 Maret 2026 Berpotensi Koreksi, Ini Rekomendasi Saham ADRO, BBRI, BKSL, dan ENRG

Rekomendasi Saham Hari Ini 6 Maret 2026: IHSG Berpotensi Koreksi, Cermati ARCI, INCO, hingga NICL

Rekomendasi Saham Hari Ini 6 Maret 2026: IHSG Berpotensi Koreksi, Cermati ARCI, INCO, hingga NICL

Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 4 Maret 2026

Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 4 Maret 2026

Komentar
Berita Terbaru