IHSG Bertahan di Zona Hijau
Digtara.com | JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau pada perdagangan sesi pertama, Jumat (24/5). Mengutip RTI, indeks naik 0,35% atau 21.252 poin ke level 6.053,948.
Baca Juga:
Tercatat 177 saham naik, 178 saham turun, dan 130 saham stagnan. Volume perdagangan 8,8 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 3,52 triliun.
Delapan dari 10 indeks sektoral menopang laju IHSG. Sektor infrastruktur memimpin penguatan 1,29%. Sementara dua sektor yang memerah yakni pertambangan turun 0,72% dan perdagangan turun 0,22%.
Saham-saham top gainers LQ45 antara lain;
– PT Indika Energy Tbk (INDY, anggota indeks Kompas100 ini) naik 5,60% ke Rp 1.415
– PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR, anggota indeks Kompas100 ini) naik 2,73% ke Rp 5.650
– PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN, anggota indeks Kompas100 ini) naik 2,43% ke Rp 1.055
Saham-saham top losers LQ45 antara lain;
– PT Aneka Tambang Tbk (ANTM, anggota indeks Kompas100 ini) turun 2,03% ke Rp 725
– PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP, anggota indeks Kompas100 ini) turun 1,94% ke Rp 6.325
– PT Medco Energi International Tbk (MEDC, anggota indeks Kompas100 ini) turun 1,84% ke Rp 800
Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 4,950 miliar. Namun, keseluruhan market investor asing mencatatkan net sell Rp 259,301 miliar.
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi