IHSG Kembali Merosot ke 5.895
Digtara.com | JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melorot 85,14 poin atau 1,42% ke 5.895 di akhir perdagangan Kamis (16/5).
Baca Juga:
Sebanyak 94 saham naik, 323 saham turun dan 117 saham tak bergerak (flat).
Seluruh sektor saham kompak memerah. Sektor-sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor aneka industri yang melorot 2,48%, sektor konstruksi anjlok 2,11% dan sektor industri dasar yang turun 1,69%.
Total volume perdagangan di bursa mencapai 16,35 miliar saham dengan total nilai Rp 7,70 triliun.
Top losers LQ45 hari ini adalah:
1. PT Indika Energy Tbk (INDY) (-10,69%)
2. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) (-6,07%)
3. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) (-4,15%)
Top gainers LQ45 hari ini adalah:
1. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) (1,42%)
2. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) (1,38%)
3. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) (1,34%)
Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 703,11 miliar di seluruh pasar.
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 211,7 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 176,1 miliar dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 135,1 miliar.
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia
IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Investor Tetap Waspadai Aksi Profit Taking