Jumat, 26 Juni 2026

Rupiah Melemah di Pasar Spot

Redaksi - Rabu, 15 Mei 2019 03:59 WIB
Rupiah Melemah di Pasar Spot

Digtara.com | JAKARTA – Nilai tukar rupiah masih melemah tipis menjelang rilis data neraca dagang bulan April. Rabu (15/5), Jakarta interbank spot dollar rate (Jisdor) melemah 0,03% ke Rp 14.448 per dollar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga:

Di pasar spot pada pukul 10.14 WIB, rupiah pun melemah 0,13% ke Rp 14.453 per dollar AS dari posisi penutupan perdagangan kemarin pada Rp 14.434 per dollar AS. Pelemahan kurs rupiah ini terjadi di tengah penguatan mayoritas mata uang Asia.

Kata Menko Darmin soal pelemahan rupiah hingga proyeksi neraca dagang April. Rupiah pagi ini hanya melemah bersama dengan ringgit dan yen. Padahal, nilai tukar dollar AS justru sedang tertekan.

Indeks dollar yang tadi pagi menguat, saat ini kembali terkoreksi. Indeks yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia ini berada di 97,52, turun tipis dari posisi kemarin pada 97,53.

Sementara pasar saham Asia pagi ini pun mayoritas menguat. Hanya indeks Nikkei 225 dan Straits Times yang masih tercatat turun tipis. Sedangkan bursa lainnya di Asia menguat, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru