Mayoritas Bursa Asia Dibuka Memerah
digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan Selasa (9/4) pagi ini. Mayoritas bursa Asia dibuka memerah. Pukul 08.30 WIB indeks Nikkei 225 turun 29,41 poin atau 0,14$ ke 21.732,33, Hang Seng turun 9,20 poin atau 0,04% ke 30.062,01, Kospi turun 2,47 poin atau 0,11% ke 2.208,07 dan FTSE Malaysia turun 1,51 poin atau 0,09% ke 1.642,84.
Baca Juga:
Sementara Taiwan Taiex naik 11,29 poin atau 0,12% ke 10.813,94 dan Straits Times naik 2,49 poin atau 0,07% ke 3.317,60.
Pelemahan bursa Asia didorong oleh investor yang tengah menanti beberapa peristiwa penting global di akhir pekan ini seperti pengumuman laporan keuangan emiten di Amerika Serikat dan pertemuan tingkat tinggi Brexit. Sementara itu, kekhawatiran perlambatan ekonomi global juga membuat investor lebih berhati-hati.
“Pasar sedang dalam kondisi wait and see,”kata Nick Twidale, Chief Operating Officer Rakuten Securities Australia di Sydney seperti dikutip Reuters.
“Kami sedang mencari katalisator berikutnya yang diharapkan membawa pasar saham naik lebih tinggi, tetapi juga sangat mewaspadai kemungkinan ada koreksi yang tajam,” ujarnya.
Twidale menambahkan, kabar seputar negosiasi perdagangan antara AS-China dan KTT Uni Eropa dan China benar-benar menambah volatilitas di pasar.
Selain itu, investor juga akan fokus pada pertemuan Bank Sentral Eropa pada Rabu pekan ini serta musim laporan keuangan kuartal I-2019 bagi emiten-emiten di AS.
IHSG Hari Ini 16 Maret 2026 Berpotensi Koreksi, Simak Rekomendasi Saham ADMR, PTRO, TAPG
IHSG Diproyeksi Melemah 12 Maret 2026, Analis Rekomendasikan Saham BMRI, UNVR hingga BSDE
IHSG Hari Ini 11 Maret 2026 Menguat ke 7.440, Ini Rekomendasi Saham LSIP, BBCA hingga ASII
IHSG Hari Ini 10 Maret 2026 Berpotensi Koreksi, Ini Rekomendasi Saham ADRO, BBRI, BKSL, dan ENRG
Rekomendasi Saham Hari Ini 6 Maret 2026: IHSG Berpotensi Koreksi, Cermati ARCI, INCO, hingga NICL