Jelang Pemilu, Pelaku Pasar Cenderung Wait And See
digtara.com | JAKARTA – Menjelang Pemilihan umum (pemilu) serentak tinggal menghitung hari. Pesta demokrasi ini tentu akan memberi dampak terhadap pergerakan pasar modal di dalam negeri.
Baca Juga:
Analis Jasa Utama Capital, Chris Apriliony menyampaikan, menjelang pilpres biasanya investor wait and see sampai adanya kepastian. “Biasanya investor akan menunggu kepastian sampai salah satu terpilih menjadi presiden,” ujarnya.
Sebanyak 75% dari emiten yang IPO pada 2018 cetak pertumbuhan laba, ini kata analis
Ia menambahkan, biasanya pasar akan bergerak positif seminggu setelah pemilihan. Adapun beberapa faktor yang membuat pasar bergerak positif salah satunya adalah program kerja dari masing-masing pasangan.
Chris Apriliony mengharapkan nantinya pemilu akan berjalan dengan lancar dan aman, pasalnya apabila pemilu berlangsung rusuh ini akan menjadi kekhawatiran market.
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS
IHSG Hari Ini 27 April 2026 Diprediksi Uji Level 7.000, Tertekan Sentimen Global dan Harga Energi