Rupiah Merangkak Naik ke Level Rp14.230 Per Dolar AS
digtara.com | JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan pagi ini. Rupiah di awal pekan bergerak di level Rp14.200-an per USD.
Baca Juga:
Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Selasa (19/3/2019) pukul 09.30 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 9 poin atau 0,06% ke level Rp14.230 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.217 per USD – Rp14.231 per USD.
Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah menguat 10 poin atau 0,07% ke Rp14.225 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.210 per USD – Rp14.239 per USD.
Sebelumnya, Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri menyatakan, kondisi ekonomi global saat ini penuh ketidakpastian. Setidaknya hal itu terlihat dari pergerakan kurs dolar Amerika Serikat (AS) terhadap mata uang seluruh negara.
Menkeu era SBY ini mengatakan, seperti saat pemerintah merumuskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019, kurs dolar AS diasumsikan pada level Rp15.000 per USD. Padahal saat ini dolar AS melemah berada di level Rp14.000 per USD.
Kondisi itu menunjukkan pemerintah pun tidak bisa memproyeksi dengan pasti soal nilai tukar Rupiah di tengah gejolak ekonomi global. Menurut Chatib, utamanya ada tiga faktor yang bisa membuat performa kurs Rupiah berubah sewaktu-waktu.
“Rupiah itu bergantung pada tiga hal. Pertama, bagaimana keputusan The Fed (Bank Sentral AS) naikkan atau pertahankan suku bunga, kedua bagaimana harga minyak dan ketiga bagaimana dampak perang dagang,” ujarnya belum lama ini.
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS
Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik
Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed