Bursa Asia Melanjutkan Koreksi
digtara.com | JAKARTA – Sebagian besar bursa saham Asia hari ini turun melanjutkan koreksi kemarin. Rabu (20/3) pukul 8.30 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,16% ke 21.531.
Baca Juga:
Indeks Hang Seng turun 0,43% ke 29.338. Indeks Kospi merosot 1,07% ke 2.154. Indeks ASX 200 turun 0,47% ke 6.158.
Straits Times turun 0,57% ke 3.202 dan FTSE Malaysia turun 0,07% ke 1.686. Hanya indeks Taiex yang pagi ini menguat.
Pasar saham Asia turun di tengah aksi tunggu pasar soal arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang akan dirilis besok pagi.
“Konsensus pasar saat ini menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga bisa terjadi pada September. Tapi, The Fed mungkin akan menjalankan pemangkasan aset mulai Juni yang mencapai US$ 3,85 triliun,” kata Shuji Shirota, head of macroeconomic strategy HSBC Securities kepada Reuters.
Pasar pun masih menunggu kelanjutan negosiasi dagang AS dan China. Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin akan berangkat ke China pekan depan untuk putaran pembicaraan selanjutnya dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He.
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS