Selasa, 22 September 2026

Container Crane Baru Tiba, Pelabuhan Kuala Tanjung Siap Melayani Pengguna Jasa Kepelabuhanan

Redaksi - Rabu, 12 Desember 2018 16:07 WIB
Container Crane Baru Tiba, Pelabuhan Kuala Tanjung Siap Melayani Pengguna Jasa Kepelabuhanan

MEDAN – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 mendatangkan tiga Container Crane baru untuk meningkatkan layanan kepada pengguna jasa kepelabuhanan.

Baca Juga:

Container Crane buatan Konecranes Finlandia OY ini memiliki kapasitas 45 Ton dan mampu menghandle container dengan kapasitas 20 feet, 40 feet hingga 45 feet yang akan ditempatkan di Pelabuhan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT), Sumatera Utara.

“Pengadaan tiga Container Crane baru yang menggunakan tenaga listrik sebagai energinya adalah bentuk komitmen perseroan untuk terus meningkatkan layanan kepada pengguna jasa dan bisa meningkatkan kecepatan proses bongkar muat. Keseluruhan Container Crane tersebut akan beroperasi penuh mulai awal tahun 2019 dan akan memberikan layanan bongkar muat di KTMT,” ujar Direktur Keuangan PT Prima Multi Terminal, Moedi Utomo.

Moedi Utomo menambahkan, November lalu Pelindo 1 sudah melakukan ujicoba pengoperasian KTMT, pada tahap awal Terminal Petikemas KTMT diharapkan bisa melayani ekspor hingga 600 kontainer setiap minggunya. Sudah ada sejumlah perusahaan diantaranya Unilever, Wilmar, dan P&G yang telah berkomitmen untuk melakukan ekspor dengan tujuan ke China, India, dan negara-negara di Asia melalui Pelabuhan Kuala Tanjung.

Saat ini, pengembangan tahap I Pelabuhan Kuala Tanjung berupa pembangunan Terminal Multipurpose berkapasitas 600 ribu TEUs tengah memasuki persiapan akhir dan siap beroperasi melayani arus keluar masuk barang ke seluruh Indonesia dan luar negeri yang dikelola oleh PT Prima Multi Terminal, perusahaan patungan antara Pelindo 1, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Waskita Karya. Pelindo 1 juga telah mendapat izin pengoperasian Dermaga Multipurpose Pelabuhan Kuala Tanjung dari Dirjen Perhubungan Laut dan Kepala KSOP Pelabuhan Kuala Tanjung.

Sementara, untuk mendukung kelancaran dan kecepatan kegiatan bongkar muat KTMT, Pelabuhan Kuala Tanjung telah dilengkapi dermaga 500×60 m, trestle sepanjang 2,8 km untuk empat jalur truk selebar 18,5 m serta dilengkapi rak pipa 4 line x 8 inch.

Selain itu, Terminal Multipurpose Kuala Tanjung juga dilengkapi berbagai sarana dan prasarana infrastruktur bongkar muat modern dan canggih antara lain 3 unit Ship to Shore (STS) Crane, 8 unit Automated Rubber Tyred Gantry (ARTG) Crane, 21 unit truck terminal, dan 2 unit MHC serta Terminal Operating System (TOS) Peti Kemas maupun curah cair.

Setelah resmi beroperasi, Pelabuhan Kuala Tanjung diharapkan menjadi hub internasional dan simpul logistik nasional yang mampu menangkap potensi pasar pelayaran di Perairan Selat Malaka yang sangat besar yaitu mencapai 100 juta TEUs per tahun. “Kami berharap pengoperasian Pelabuhan Kuala Tanjung dapat segera terlaksana sehingga mampu mewujudkan pembangunan ekonomi daerah sesuai program nawacita Pemerintah sekaligus menekan biaya logistik di Indonesia,” tutup Moedi Utomo.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Berita Terkait
Kode Redeem FF 22 September 2026, Klaim Reward Gratis Hari Ini

Kode Redeem FF 22 September 2026, Klaim Reward Gratis Hari Ini

Perawat Pustu Dulolong-Alor Ditemukan Meninggal Dengan Sejumlah Luka di Tubuh

Perawat Pustu Dulolong-Alor Ditemukan Meninggal Dengan Sejumlah Luka di Tubuh

ANTAM dan UBS Turun, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Selasa 22 September 2026

ANTAM dan UBS Turun, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Selasa 22 September 2026

Bupati Sumba Barat Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Kejahatan

Bupati Sumba Barat Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Kejahatan

Kisah Alwi Fahry Dapat Undangan Haji dari Kerajaan Arab Saudi, Berawal dari Bakti kepada Orang Tua

Kisah Alwi Fahry Dapat Undangan Haji dari Kerajaan Arab Saudi, Berawal dari Bakti kepada Orang Tua

5 Kepsek SD di Tebingtinggi Dicopot, Polemik Dana Revitalisasi dan Vendor Mencuat

5 Kepsek SD di Tebingtinggi Dicopot, Polemik Dana Revitalisasi dan Vendor Mencuat

Komentar
Berita Terbaru