960 Juta Dolar AS Dibebankan untuk Biaya Penanggulangan Covid-19 Olimpiade

digtara.com – Penyelenggara Olimpiade Tokyo memperkirakan biaya yang akan dikeluarkan untuk penanggulangan COVID-19 dalam kompetisi multi cabang olahraga tahun depan itu mencapai sekitar 100 miliar yen atau 960 juta dolar Amerika Serikat. 960 Juta Dolar AS Dibebankan untuk Biaya Penanggulangan Covid-19 Olimpiade
Baca Juga:
- CV Viral! Riwayat Pendidikan Nafa Urbach Disorot, Ternyata Belum Lulus Kuliah
- Wakil Rektor I Unsiq Jawa Tengah dan Ketua LTN PCNU Wonosobo, Dr Sri Haryanto, MPd I Dikukuhkan jadi Guru Besar Bidang Psikologi Pendidikan
- Tim NASIMA Education Scholarship Mendapatkan Pendidikan Dasar Militer di Dodik Bela Negara Rindam V/Brawijaya
Dikutip dari Reuters, juru bicara dari pihak penyelenggara mengatakan laporan selengkapnya akan diumumkan lebih lanjut setelah dilaksanakannya pertemuan antara Panitia Olimpiade Tokyo 2020, pemerintah kota metropolitan Tokyo dan pemerintah Jepang pada Rabu mendatang.
Pada Desember 2019, jauh sebelum dikeluarkannya keputusan penundaan Olimpiade Tokyo akibat pandemi COVID-19, panitia masih memiliki anggaran terakhir sebesar 12,6 miliar dolar AS.
Sementara itu, komite Olimpiade internasional (IOC) berencana memberikan dana tambahan sebesar 800 juta dolar AS sebagai konsekuensi atas penundaan tersebut, namun panitia penyelenggara belum memberikan rinciannya.
Penyelenggara pun selanjutnya diharapkan dapat segera mengumumkan besaran anggaran yang diperlukan sebelum akhir tahun ini. [Antara]
[ya]Â 960 Juta Dolar AS Dibebankan untuk Biaya Penanggulangan Covid-19 Olimpiade
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

CV Viral! Riwayat Pendidikan Nafa Urbach Disorot, Ternyata Belum Lulus Kuliah

Wakil Rektor I Unsiq Jawa Tengah dan Ketua LTN PCNU Wonosobo, Dr Sri Haryanto, MPd I Dikukuhkan jadi Guru Besar Bidang Psikologi Pendidikan

Tim NASIMA Education Scholarship Mendapatkan Pendidikan Dasar Militer di Dodik Bela Negara Rindam V/Brawijaya

Siswa Diduga Keracunan MBG, Kadis Pendidikan Kota Kupang Usulkan Layanan MBG Di Satu SPPG Tidak Lebih dari 3.000

Cetak Kader Tangguh dan Militan di Era Disrupsi
