Selasa, 05 Mei 2026

USU Komitmen Menambah Jumlah Reviewer Bersertifikat dan Reviewer Independen

- Selasa, 22 Oktober 2019 07:11 WIB
USU Komitmen Menambah Jumlah Reviewer Bersertifikat dan Reviewer Independen

digtara.com | MEDAN – Untuk meningkatkan jumlah reviewer penelitian yang dimilikinya, Universitas Sumatera Utara bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta LSP Quantum HRM Internasional LSP-008-IDN, belum lama ini menggelar Pelatihan Reviewer Penelitian Perguruan Tinggi, yang berlangsung selama 5 hari di Adimulia Hotel Medan.

Baca Juga:

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Lembaga Penelitian USU, Prof Dr Erman Munir itu diikuti oleh 76 calon-calon reviewer dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, di mana 37 di antaranya berasal dari USU. Prof Erman mengatakan, selama pelatihan 76 reviewer itu akan memperoleh pengetahuan/bekal untuk menjadi reviewer internal pada perguruan tinggi masing-masing.

“Saya berharap agar seluruh reviewer dapat mengikuti pelatihan dengan serius sehingga bisa mendapatkan sertifikat sesuai dengan harapan dari Dikti sebagai pihak yang berwenang untuk memberikan sertifikat,” kata Prof Erman.

Lebih lanjut ia mengatakan, Kebijakan Ristekdikti yang telah diputuskan melalui Peraturan Menteri Ristekdikti RI No.20 tahun 20018 menyebutkan keharusan bagi setiap perguruan tinggi agar reviewernya memiliki sertifikat. Reviewer Keluaran Penelitian adalah seseorang atau sekelompok orang yang memiliki kompetensi yang ditetapkan oleh penyelenggara Penelitian untuk menilai kelayakan proses penelitian, hasil penelitian, dan keluaran penelitian.

Untuk itu, Universitas Sumatera Utara telah berkomitmen untuk menambah jumlah reviewer bersertifikat dan jumlah reviewer independen. Karena dengan semakin banyak jumlah reviewer yang dimiliki maka Lembaga Penelitian pun akan memiliki semakin banyak pilihan untuk memeriksa hasil penelitian para dosen, tanpa terkendala oleh kesibukan para reviewernya.

“Pelatihan ini juga untuk menambah pemahaman para reviewer, mengingat seluruh reviewer harus memiliki visi yang sama dalam memberikan penilaian penelitian. Dengan kesamaan visi tersebut, maka kualitas hasil penelitian pun akan dapat terus ditingkatkan dan dipertanggungjawabkan. Jika sudah terjadi peningkatan kualitas, maka peningkatan kuantitas proposal penelitian juga tidak akan disangsikan lagi,” papar Prof Erman.

Pelatihan yang juga menghadirkan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Ristekdikti Dr. Muhammad Dimyati sebagai salah seorang pemateri, ditutup pada hari Jum’at (18/9/2019) oleh Wakil Rektor III Drs Mahyuddin KM Nasution, MIT, Ph D.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
USU
Berita Terkait
Pastikan Layanan Haji Cepat dan Nyaman, Wapres dan Menhaj Tinjau Makkah Route Juanda

Pastikan Layanan Haji Cepat dan Nyaman, Wapres dan Menhaj Tinjau Makkah Route Juanda

Tinjau Layanan Fast Track di Soetta, Kemenhaj Apresiasi Komitmen Arab Saudi Permudah Jemaah Haji Indonesia

Tinjau Layanan Fast Track di Soetta, Kemenhaj Apresiasi Komitmen Arab Saudi Permudah Jemaah Haji Indonesia

Persiapan Operasional Haji 2026 Capai 100%, Menhaj Tegaskan Jadwal Tetap On Track

Persiapan Operasional Haji 2026 Capai 100%, Menhaj Tegaskan Jadwal Tetap On Track

Kemenhaj Pastikan Perlindungan Jemaah Mulai Kesehatan Hingga Persoalan Hukum dari Arab Saudi Hingga Tanah Air

Kemenhaj Pastikan Perlindungan Jemaah Mulai Kesehatan Hingga Persoalan Hukum dari Arab Saudi Hingga Tanah Air

Pastikan Standar Kualitas, Kesehatan, dan Cita Rasa Nusantara Bagi Jemaah, Menhaj Tinjau Langsung Kesiapan Dapur di Madinah

Pastikan Standar Kualitas, Kesehatan, dan Cita Rasa Nusantara Bagi Jemaah, Menhaj Tinjau Langsung Kesiapan Dapur di Madinah

Integritas Penegak Hukum dan Ancaman “State Capture” atas Dugaan Suap dalam Perkara Narkotika

Integritas Penegak Hukum dan Ancaman “State Capture” atas Dugaan Suap dalam Perkara Narkotika

Komentar
Berita Terbaru