Nodiewakgeng dan Fakar Suhartami Resmi Dilaporkan ke Polda Sumut Terkait Aplikasi Binomo

Senin, 14 Maret 2022 20:35
rezky
Kedua korban didampingi pengacaranya

digtara.com – Nodiewakgeng dan Fakar Suhartami dilaporkan ke Polda Sumatera Utara terkait dengan aplikasi Binomo dan Quotex, Senin (14/03/2022).

Dua korban yang ber inisial VA dan RM resmi melapor ke SPKT Polda Sumut dengan dua laporan yang berbeda.

VA korban aplikasi Binomo yang mengalami kerugian mencapai 250 Juta melaporkan salah satu trader Junaidi atau yang biasa dikenal Nodiewakgeng.

Sementara RM yang mengalami kerugian mencapai 380 Juta melaporkan mentor dari Fakar Suhartami.

Untuk VA melaporkan Nodiewakgeng dengan nomor : STTLP / 472 / III / 2022 / SPKT / POLDA SUMUT

Sementara RM resmi melaporkan salah satu mentor dari Fakar Suhartami dengan nomor : STTLP / B / 471 / III / 2022 / SPKT / POLDA SUMUT

Penasihat hukum kedua korban Dongan Nauli Siagian mengatakan, selain dua orang kliennya yang melapor kemungkinan ada lagi yang menyusul.

” Yang tergabung dalam grup korban afiliator ada 400 orang untuk Sumatera Utara,” ucapnya kepada wartawan.

Dongan menambahkan, kalau orang yang dilaporkan itu merupakan rekan dari Indra Kenz yang terlebih dulu ditetapkan sebagai tersangka kasus binomo yang ditangani oleh Bareskrim Polri.

Donga menyebutkan, kedua kliennya ini sudah bermain aplikasi binomo dan qoutex sejak September 2021.

“Ada yang mulai dari Agustus dan yang satu lagi pada September,” ujar dia.

Sementara itu, seorang korban VA mengaku awalnya dia tergiur ikut gabung aplikasi binomo karena melihat konten youtube Nodiewakgeng.

Dirinya pun berharap laporannya di tanggapi dengan baik oleh pihak kepolisian.

Berita Terkait