Jelang Akhir Tahun, Harga Bahan Pangan di Tebingtinggi Melonjak Naik
digtara.com – Menjelang memasuki akhir tahun, harga bahan Pangan di Kota Tebingtinggi melonjak naik hingga 50 persen. Kenaikan harga bahan pangan terpantau di sejumlah Pasar Tradisional, Tabu(30/12).
Baca Juga:
- Satnarkoba Polres Tebingtinggi Gerebek Rumah Transaksi Narkoba, Dua Pemuda Diamankan dengan 60 Gram Sabu
- Ketua Yayasan Bintang Ceria Bagikan 15.000 Paket Makanan untuk Korban Banjir Tebingtinggi
- Buat Dokumen Abal-Abal, Mantan Kepala BPBD dan Kabid di Tebingtinggi Ditahan Kejari: Kerugian Negara Rp116 Juta
Di Pasar Gambir, Kecamatan Tebingtinggi Kota, harga bahan pokok melonjak naik, seperti cabai rawit dari harga 30 ribu naik menjadi 60 ribu rupiah perkilogram, bawang merah dan putih mulai dari harga 24 ribu naik menjadi 30 ribu perkilo.
Minyak goreng curah dari harga 18 ribu naik menjadi 19 ribu rupiah sedangkan harga telur ayam perpapanya dari harga 36 ribu naik menjadi 51 ribu rupiah.
Menurut salah seorang pedagang Nurhayati (50), kepada wartawan mengatakan, kenaikan bahan pangan terjadi sejak akhir November 2021 hingga sampai saat ini.
“Pemasok barang berkurang dan susah di dapat, sehingga harga jual dan pendapatan untuk saat ini menurub sangat dramatis, apa lagi di masa pandemi Covid-19 seperti ini,” kata Nurhayati.
Kenaikan harga bahan pangan di sejumlah pasar tradisional, di keluhkan pembeli.
Dewi Sartika (43), mengatakan, kenaikan bahan pangan yang sudah terjadi sejak dua bulan yang lalu, membuat dirinya harus mengurangi kebutuhan pokok.
“Maunya pemerintah kota cepat tanggap dan serius dalam menangani kenaikan harga bahan pangan,” terang Dewi.
Satnarkoba Polres Tebingtinggi Gerebek Rumah Transaksi Narkoba, Dua Pemuda Diamankan dengan 60 Gram Sabu
Ketua Yayasan Bintang Ceria Bagikan 15.000 Paket Makanan untuk Korban Banjir Tebingtinggi
Buat Dokumen Abal-Abal, Mantan Kepala BPBD dan Kabid di Tebingtinggi Ditahan Kejari: Kerugian Negara Rp116 Juta
Rem Blong! Truk Tangki Nyaris Tabrak Rumah Warga Usai Terjun ke Parit 3 Meter di Tebingtinggi
Rumah Semi Permanen Kepala Lingkungan di Tebingtinggi Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting