Oknum Petugas Lapas Binjai Inisial BH Diduga Potong Uang Titipan Keluarga untuk WBP, FPMS Minta Ditjenpas dan Kemenimipas Tindak Tegas
digtara.com - BINJAI - Seorang oknum petugas Lapas Kelas IIA Binjai berinisial BH diduga potong uang titipan keluarga untuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang ditransfer melalui rekening.Ketua Umum Forum Pemuda Madani Sumut (FPMS) Randi Permana S.AP mengatakan, pemotongan uang titipan itu sebesar 10 persen dari jumlah uang yang dititipkan.
Baca Juga:
Dengan adanya hal ini, kata Randi, pihaknya meminta kepada Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjenpas) dan Kementerian IMIPAS untuk menindak tegas oknum petugas Lapas Kelas IIA Binjai berinisial BH. "Tindak tegas oknum petugas yang melakukan praktik pungutan liar (Pungli) di Lapas Kelas IIA Binjai," tegas Randi.
"Kami harap kabar ini segera ditindaklanjuti oleh Ditjenpas dan Kementerian IMIPAS. Segera selidiki masalah ini, sebab kami dapat data dari sejumlah WBP, kalau uang mereka selalu dipotong 10 persen oleh petugas tersebut," beber Randi.
Baca Juga:Randi menduga, praktik potongan 10 persen uang titipan WBP sudah berlangsung sejak lama. Namun baru sekarang mencuat setelah ada sejumlah warga binaan yang membenarkannya ke publik.
"Kami menduga praktik ini sudah lama. Namun kemarin belum terbongkar dan baru sekarang muncul ke publik. Ya kami berharap ini segera ditindak. Sebab ini salah satu tindakan pungli yang memberatkan warga binaan dan keluarganya," tutup Randi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Lapas Kelas IIA Binjai.
FPMB Desak Wali Kota Binjai Batalkan Pencalonan Chairin Simanjuntak sebagai Sekdako
Minta Pj Sekdako Binjai Diperiksa Terkait Dugaan Jual Beli Proyek di Dishub, FPKB Akan Gelar Aksi Jilid II di Mapolda Sumut
Rumah Kontrakan Terbakar di Labuhanbatu, Dua Pegawai Lapas Labuhanbilik Tewas Terpanggang
FPMB Minta Dirkrimsus Periksa Plh Sekda Binjai Chairin F Simanjuntak Terkait Dugaan Jual Beli Proyek di Dishub Binjai
Ponakan Wali Kota Binjai Diduga Terlibat Jual Beli Proyek, FPMB Siap Gelar Aksi ke Kejari: Minta DAF Ditindak Tegas