Diduga Terlibat Jual Beli Proyek, FPMB Minta Krimsus Polda Sumut Periksa Plt Sekdako Binjai
digtara.com - MEDAN - Forum Pemuda Madani Binjai (FPMB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mako Polda Sumut, Senin (22/12/2025).Aksi ini dilakukan setelah adanya dugaan jual beli proyek di Dinas Perhubungan Kota Binjai yang saat itu dipimipin oleh Chairin Simanjuntak (sekarang Pj Sekdako Binjai).
Baca Juga:
"Berdasarkan hasil investigasi kami dilapangan selaku sosial control yang mengawasi berjalannya roda pemerintahan adanya temuan kwitansi ilegal/koruptif tentang diduga pembayaran proyek fiktif marka jalan di Dinas Perhubungan Kota Binjai Tahun 2025 Termin pertama senilai Rp30 juta dan pembayaran termin ke 2 senilai Rp25 juta yang ditanda tangani atau yang mengambil uang atas nama inisial DAF," jelas Dhani.
"Hal tersebut tentu tidak sehatnya dalam regulasi pengadaan barang dan jasa yang seharusnya berorientasi terhadap transparansi dan akuntabel terhadap orintasi yang kompetitif untuk kemajuan pembangunan suatu daerah. Kami menilai hal ini masuk dalam kategori pengaturan proyek pemerintah yang tentunnya masuk dalam kategori tindak pidana korupsi," sambung Dhani.
"Saat itu Kadis Perhubungan kan Pj Sekdako sekarang, Chairin Simanjuntak. Apalagi kita tau ini semua unsur dan keterkaitan keluarga antara Wali Kota Binjai dan Pj Sekdako Binjai dan oknum broker proyek yaitu DAF. Kita disini bertanya apa kapasitas DAF menarik uang pemborong mengatas namakan Dinas Perhubungan Kota Binjai jika tidak ada cantolan didalamnya atau yang menggaransi, sehingga pemborong percaya untuk menyerahkan uangnya," beber Dhani.
Oleh karena itu, lanjut Dhani, pihaknya meminta kepada Dirkrimsus Polda Sumut untuk segera memanggil dan memeriksa Pj Sekda Kota Binjai dan DAF atas dugaan jual beli proyek fiktif marka jalan di lingkungan Dinas Perhubungan Kota Binjai tahun 2025.
Dengan adanya temuan ini, lanjut Dhani, tentu kredibilitas Pj Sekdako Binjai yang sedang mengikuti seleksi pencalonan Sekdako dipertanyakan. "Ini seharusnya menjadi pertimbangan bagi Pemko Binjai untuk meloloskan Chairin Simanjuntak sebagai Sekdako. Dengan adanya kasus ini, kami harap Pemko Binjai lebih bijak dalam memilih siapa orang yang layak diangkat menjadi Sekdako," tutupnya.
FPMB Desak Wali Kota Binjai Batalkan Pencalonan Chairin Simanjuntak sebagai Sekdako