Kamis, 08 Januari 2026

Mbak Tietha Kirim Bantuan Warga Terdampak Bencana Longsor Majenang, Minta Ada Pendampingan Trauma Healing Pasca Bencana

Peduli Bencana
Ahsan Fauzi - Jumat, 21 November 2025 08:30 WIB
Mbak Tietha Kirim Bantuan Warga Terdampak  Bencana Longsor Majenang, Minta Ada Pendampingan Trauma Healing Pasca Bencana
Istimewa
Anggota Fraksi Golkar DPRD Jateng Tietha Ernawati Suwarto saat menyerahkan bantuan warga terdampak bencana longsor Majenang Cilacap

digtara.com - Bantuan terhadap warga yang terdampak bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap terus mengalir hingga saat ini. Bantuan-bantuan tersebut datang dari berbagai pihak diantaranya dari instansi dan pejabat pemerintahan, dunia usaha, organisasi dan komunitas, hingga dari pihak terkait lainnya.

Baca Juga:
Bantuan yang diberikan tersebut berupa bahan makanan hingga makanan instan, peralatan dan kebutuhan konsumsi.

Selain itu, juga ada bantuan penompang penting lainnya, seperti selimut, pakaian, termasuk keperluan bayi dan lansia juga berdatangan.

Kali ini bantuan datang dari Anggota Fraksi Golkar DPRD Jateng Tietha Ernawati Suwarto untuk turut membantu meringankan beban warga terdampak longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap ini.

Legislator dari Dapil Jateng XI Cilacap Banyumas ini mengirimkan bantuan berupa beras, minyak, gula, pakaian, sarung, kasur lipat, popok bayi, pembalut wanita, dan pakaian. Dirinya mengirimkan bantuan itu karena bentuk kepedulian sebagai putra daerah di Majenang.

Baca Juga:

"Bantuan kita kirim sejak hari Sabtu (15/11/2025)," ujar Mbak Tietha sapaan akrabnya, Kamis (20/11/2025).

Menurutnya, sebagai Puteri Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji periode 2012-2022 sudah sangat paham kondisi Cilacap. Dirinya menyebut titik rawan bencana di Cilacap sangat banyak. "Tahun 2012 sejak ayah njabat, pakar Geodesi ITB menyebut ternyata titik rawan bencana banyak," ujarnya.

Menurut Anggota Komisi A DPRD Jateng ini, area rawan bencana ada beberapa titik misal Cilacap Timur berpotensi bencana tsunami.

Kemudian Cilacap Barat terdapat lempengan dan patahan sehingga sering terjadi gempa bumi.

"Nah untuk longsor Majenang di atasnya terdapat mata air yang bentuknya kubangan. Apalagi curah hujannya tinggi menyebabkan longsor," jelasnya.

Tietha menilai Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten sudah sangat responsif dalam menangani bencana di Majenang.

Baca Juga:

Dirinya meminta agar pemerintah segera merelokasi warga dan membuatkan hunian sementara di daerah yang tidak terkena longsor.

"Kemarin pak Gubernur sudah menyiapkan di tempat lain seluas 3,5 hektar. Tapi realiasi kapan belum tahu dan saya mendorong untuk mempercepat pembangunan hunian," imbuhnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
HAB ke-80, Sinergi Pemprov Jateng dengan Kemenag Wujudkan Kerukunan Masyarakat

HAB ke-80, Sinergi Pemprov Jateng dengan Kemenag Wujudkan Kerukunan Masyarakat

Gubernur Lemhannas RI Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatra

Gubernur Lemhannas RI Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatra

Ratusan Warga Ikuti Semarang Humanity Run 2025 – Charity Color Run PMI Kota Semarang

Ratusan Warga Ikuti Semarang Humanity Run 2025 – Charity Color Run PMI Kota Semarang

BAZNAS RI Launching Tiga Program untuk Entaskan Kemiskinan

BAZNAS RI Launching Tiga Program untuk Entaskan Kemiskinan

Hadapi Dampak Perubahan Iklim, Sarif Kakung Tekankan Pentingnya Peningkatan Pengetahuan Dasar Kebencanaan Masyarakat

Hadapi Dampak Perubahan Iklim, Sarif Kakung Tekankan Pentingnya Peningkatan Pengetahuan Dasar Kebencanaan Masyarakat

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah Ajak Komunitas Jaga Cagar Budaya

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah Ajak Komunitas Jaga Cagar Budaya

Komentar
Berita Terbaru