Sarif Kakung Minta Pemerintah Kuatkan Sistem Peringatan Dini dalam Penanggulangan Bencana Alam
digtara.com - Setelah Majelang Cilacap, kini bencana longsor menimpa Pandanarum Banjarnegara. Jawa Tengah masuk zona kawasan rawan bencana, untuk itu upaya preventif harus lebih ditekankan.
Baca Juga:
"Kami berharap pemerintah menguatkan sistem peringatan dini dalam penanggulangan bencana alam yang mulai melanda sejumlah daerah. Kami berharap langkah ini bisa meminimalkan jumlah korban jiwa maupun harta," ujar Sarif, Senin (17/11/2025).
Baca Juga:
Di Kabupaten Cilacap, bencana tanah longsor terjadi pada Kamis (13/11), sekitar pukul 19.00 WIB. Musibah ini menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang. Sebanyak 16 warga meninggal dunia, dan tujuh orang lainnya masih dalam pencarian.
Sarif menjelaskan bahwa sistem peringatan dini merupakan salah satu pendekatan utama dalam pengelolaan risiko bencana. Sistem ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga mencakup penyebaran informasi yang akurat dan dapat diakses masyarakat secara luas.
"Jawa Tengah ini berada di kawasan rawan bencana. Maka sistem peringatan dini harus dapat diterapkan secara efektif di seluruh wilayah. Jangan sampai bencana terjadi tanpa ada peringatan sama sekali," sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Baca Juga:
"Sarana dan prasarana pendukung harus diperkuat dan membutuhkan keterlibatan aktif dari semua pemangku kepentingan," ujar legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.
Selain penguatan sistem mitigasi Kakung juga menyoroti pentingnya penanganan pascabencana, terutama pemulihan kondisi psikologis warga terdampak.
Baca Juga:
Sarif Kakung Minta Peran Optimal BUMD
Agar Tak Punah, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah Mendorong Anak Muda untuk Ambil Peran Merawat Warisan Budaya Nusantara
Sarif Kakung; Butuh Regulasi yang Kuat untuk Menjawab Isu Alih Fungsi Lahan di Jawa Tengah
Sarif Kakung Minta Penanganan Sampah Dilakukan Secara Masif, Komprehensif, dan Kolaboratif
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah Ajak Masyarakat Kembangkan Perikanan Budidaya
886 Desa Wisata di Jateng, Sarif Kakung Dorong Adanya Pemetaan Produk dan Menu Desa Wisata
Kemnaker Tindak 12 Perusahaan Pelanggar TKA, Denda Rp4,48 Miliar Masuk Kas Negara
Pak Kajari! Menu MBG Ramadhan di Sidimpuan Bikin Heboh. Tolong Periksa Anggarannya
Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Cabul, Piche Kotta Tidak Ditahan Penyidik
Polres Belu Tangkap Tersangka RM di Timor Leste
Kapolres Kupang Minta Kapolsek Dukung Program Pemerintah
Kasus Naik ke Penyidikan, Polres Sikka Tetapkan Tersangka Kasus TPPO 13 LC
Mengadu ke KDM, 13 LC Korban TPPO di Sikka-NTT Dipulangkan ke Jawa Barat