Cegah Banjir, Longsor dan Kekeringan, Sarif Kakung Gencarkan Gerakan Menanam Pohon
digtara.com - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah menggencarkan gerakan menanam pohon di wilayah Jawa Tengah. Menurutnya, program penanaman pohon merupakan langkah strategis untuk menyentuh akar persoalan bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, longsor, hingga kekeringan yang sering kali diperparah oleh kerusakan lingkungan dan meluasnya lahan kritis.
Baca Juga:
- BKP HPWI Jateng Siap Gerakkan Potensi Wisata Jateng Benar-benar Hidup dan Memberikan Manfaat Nyata untuk Masyarakat
- Hadapi Dampak Perubahan Iklim, Sarif Kakung Tekankan Pentingnya Peningkatan Pengetahuan Dasar Kebencanaan Masyarakat
- Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah Ajak Komunitas Jaga Cagar Budaya
Atas dasar itu, Sarif mengingatkan, penanaman pohon harus menjadi gerakan keberlanjutan, bukan sekadar seremoni.
Baca Juga:
"Setiap pohon yang ditanam harus menjadi simbol harapan baru, bahwa mitigasi bukan sekadar wacana, tapi tindakan nyata untuk menjaga bumi dan manusia yang hidup di atasnya," sebut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Baca Juga:
"Menanam pohon bukan hanya simbol, melainkan langkah kecil dalam memerangi dampak besar yang ditimbulkan oleh deforestasi, perubahan iklim, dan polusi," kata Kakung, panggilan akrab Sarif Abdillah.
Apalagi, katanya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, lahan kritis di luar hutan di provinsi ini cukup besar. Di mana sangat kritis 88.698 hektare (ha), kritis 251.331 ha, agak kritis 673.755 ha, dan potensi kritis seluas 192.070 ha.
Baca Juga:
"Karena itu, semua harus memastikan pohon yang ditanam tetap hidup dan selain mengurangi risiko bencana, juga dapat dinikmati hasilnya oleh masyarakat," kata Kakung.
Kakung menyebut, pohon memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga keseimbangan alam. Melalui proses fotosintesis, pohon menghasilkan oksigen yang dibutuhkan oleh makhluk hidup dan menyerap karbon dioksida yang berlebih di atmosfer, serta membantu menekan laju perubahan iklim.
Tak hanya manfaat ekologis, pohon juga memberikan nilai ekonomi yang besar. Kayu, getah, serat, hingga buah-buahan yang dihasilkan pohon menjadi sumber bahan baku bagi berbagai industri.
Baca Juga:
"Namun, pemanfaatan tersebut tentu harus dibarengi dengan pengelolaan yang berkelanjutan agar tidak merusak keseimbangan alam," pungkasnya. (San).
BKP HPWI Jateng Siap Gerakkan Potensi Wisata Jateng Benar-benar Hidup dan Memberikan Manfaat Nyata untuk Masyarakat
Hadapi Dampak Perubahan Iklim, Sarif Kakung Tekankan Pentingnya Peningkatan Pengetahuan Dasar Kebencanaan Masyarakat
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah Ajak Komunitas Jaga Cagar Budaya
Program SPELING Antarkan Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik, Anggota DPRD Jateng Abdul Hamid Minta Fokus Peningkatan Kualitas d
Hindari Ancaman Inflasi Jelang Nataru, Sarif Kakung Minta Pemda Fokus Waspadai Harga Pangan
Sarif Kakung: Penyandang Disabilitas Memiliki Hak yang Sama dengan Warga pada Umumnya Dalam Pelayanan Publik
Kode Redeem MLBB 8 Januari 2026 Terbaru: Klaim Skin Epic, Diamond Gratis, dan Emote Eksklusif
Lansia Miskin Diduga Ditolak RS Kumpulan Pane Tebing Tinggi, Keluarga Mengaku Pasien Sudah Kritis
LPPDM Manggarai Barat Desak KSOP dan Pemilik Kapal KM Putri Sakinah Jadi Tersangka Kasus Kapal Tenggelam
Hari Ke-14, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Satu WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah
Truk Muatan Semen di Manggarai Barat Jatuh ke Jurang, Satu Warga Meninggal Dunia dan Tiga Luka-luka
Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai
Lagi, Tim SAR Gabungan Perpanjang Dua Hari Pencarian Satu WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo