Berangkatkan 40 Peserta, Jateng Target Juara Umum MQK Internasional 2025 di Sulsel
Lebih dari 40 peserta terbaik Jateng dari jenjang pendidikan Ula (SD/MI sederajat), Wustha (SMP/MTs sederajat, dan Ulya (SMA/SMK sederajat akan berlaga pada ajang literasi kitab turats, atau kitab klasik/kuning.
Baca Juga:
- HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026
- Gelar Upacara HAB ke-80, Kanwil Kemenag Jateng Komitmen Perkuat Pengabdian dan Kerukunan Serta Kualitas Layanan
- HAB ke-80, Sinergi Pemprov Jateng dengan Kemenag Wujudkan Kerukunan Masyarakat
"Harapannya Jawa Tengah menjadi juara karena sudah dua kali juara umum. Prestasi ini harus dipertahankan," katanya saat pemberangkatan di Hotel Candi Indah, Kota Semarang, Senin (29/9/2025).
Dia mengajak agar para peserta terpilih dari berbagai wilayah di Jawa Tengah untuk tetap menjaga kondisi terbaiknya. Baik dari sisi kesehatan, dan mental saat berkompetisi nantinya.
Lebih lanjut, Sumarno berpesan, dunia pendidikan pesantren mempunyai peran penting untuk menjaga akhlak anak-anak didik di Jateng khususnya. Apalagi, kedepannya, anak-anak harus menjadi sosok-sosok yang unggul dari sisi pengetahuan yang akan terjun di tengah masyarakat.
"Pendidikan akhlak sangat penting. Kalau Jateng dan Indonesia ingin maju kita Indonesia ini pengin maju, tentu saja dimulai dari adik-adik ini sebagai penerus bangsa," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jateng, Saiful Mujab mengatakan, kontingan akan berlaga setidaknya pada 14 cabang kompetisi. Peserta akan memaksimalkannya untuk target juara umum yang ketiga kalinya.
"Contohnya ada nanti membaca dan menghafal kitab. Kemudian ada debat bahasa arab," katanya.
Pada kesempatan sebelumnya, Wakil Gunernur Jateng, Taj Yasin mengatakan, gelaran MQK menjadi momentum untuk pengenalan literasi di pondok pesantren dalam memaknai kitab-kitab klasik berbahasan arab.
"Termasuk pada teks-teks Al-Qur'an. Dan saya yakin ketika orang Islam itu mau memahami Al-Qur'an dengan benar, maka hasil yang ada yakni kebersamaan, saling menghormati, dan saling merangkul. Itu yang kami harapkan," kata Taj Yasin saat membuka ajang MQK tingkat provinsi Jawa Tengah, di Pondok Pesantren, Darul Falah Amtsilati, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Senin (21/7/2025).
Lebih lanjut, Taj Yasin menjanjikan hadiah bagi santri-santri Jateng yang bisa meraih juara MQK pada ajang nasional di Sulawesi Selatan tersebut.
"Kami mendorong dan semangati. Buktikan bahwa MQK nasional di Sulawesi Selatan nanti akan juara. Kita tahu bahwa di 2023 kemarin, Jateng dinyatakan juara umum," katanya. (San).
HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026
Gelar Upacara HAB ke-80, Kanwil Kemenag Jateng Komitmen Perkuat Pengabdian dan Kerukunan Serta Kualitas Layanan
HAB ke-80, Sinergi Pemprov Jateng dengan Kemenag Wujudkan Kerukunan Masyarakat
Ada Alarm Serius Ribuan Jemaah Haji Khusus Gagal Berangkat, Kementeran Haji dan BPKH Harus Segera Berbenah
Cetak Kader Penggerak Kerukunan dan Duta Moderasi Beragama di Kalangan Generasi Muda, FKUB Muda Jateng Gelar Sekolah Kerukunan