Jumat, 29 Agustus 2025

Tiga Bulan Bekerja di Kamboja, Pria Asal Binjai Pulang Tinggal Nama

Keluarga temukan luka memar, Curiga Disiksa
Hendra Mulya - Rabu, 27 September 2023 16:25 WIB
Tiga Bulan Bekerja di Kamboja, Pria Asal Binjai Pulang Tinggal Nama
Istimewa

digtara.com -BINJAI | Nasib malang dialami Rio Sanderia (20) warga Lingkungan V, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatra Utara.

Baca Juga:

Baru tiga bulan bekerja di Phnom Penh, Kamboja. Anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Lilis Suriani dan Rahmad Hidayat, dikabarkan sakit dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir (meninggal dunia).

1. Dorongan ekonomi, Rio mengaduh nasib berangkat ke Kamboja
Beni Ginting (55), selaku ayah sambung almarhum mengakui, kisah yang dialami berawal keberangkatan anaknya sekitar 3 bulan lalu. Dorongan ekonomi, memutuskan Rio untuk mengaduh nasib ke Kamboja.

"Keberangkatan dia (Rio) karena dorongan ekonomi keluarga kami. Dia dibawa oleh seseorang yang disebut bernama Jeffri warga Brahrang, Kecamatan Binjai Barat. Yang kami ketahui, istri Jeffri merupakan orang Kamboja. Tapi kami tak tahu menahu kerja apa," kenang Beni.

2. Keluarga kumpulkan donasi guna menyusul ke Kamboja
Sekitar 3 bulan, dijelaskan dia, keluarga mendapat kabar jika anak sambungnya divonis menderita penyakit paru-paru akut. Mendengar kabar itu, keluarga besar melakukan pertemuan untuk melihat kondisi Rio.

"Kami juga heran, kok bisa dia (Rio) menderita penyakit. Padahal, tidak ada penyakit bawaan yang dideritanya sebelum berangkat," ungkap dia.

"Kami keluarga besar berinisiatif untuk mengumpulkan dana guna melihat kondisi Rio. Saya langsung yang berangkat ke Kamboja," timpal dia.

3. Minta pihak berwenang mengusut penyebab kematian yang dinilai mencurigakan
Sesampai di Kamboja, Beni sudah melihat anak sambungnya dirawat disalah satu rumah sakit dalam kondisi kritis. Hingga akhirnya tepat hari Senin tanggal 18 Septeber 2023. Pihak rumah sakit menyatakan jika anak sambungnya sudah meninggal dunia.

Pihak keluarga juga sudah mengurus semua admitrasi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kamboja. Diwacanakan hari ini jenazah sampai Bandara Udara Internasional Kualanamu. Untuk selanjutnya, jenazah akan dikebumikan jika sudah sampai ke rumah duka.

"Kami curiga dengan kematiannya. Sebab, kami lihat ada luka memar dibagian tangan. Untuk itu, kami berharap pihak berwenang mengusut kematian ini. Dan memeriksa perusahaan yang memberangkatkan Rio," tegas dia.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Siswa SMAN 5 Binjai Diduga Dikeroyok Senior di Dalam Area Sekolah, Keluarga Minta Usut Tuntas

Siswa SMAN 5 Binjai Diduga Dikeroyok Senior di Dalam Area Sekolah, Keluarga Minta Usut Tuntas

Kapolres Alor, Pengusaha Kamboja dan Pengusaha Korea Selatan Raih Leadership Award

Kapolres Alor, Pengusaha Kamboja dan Pengusaha Korea Selatan Raih Leadership Award

Produk Karya Warga Binaan NTT Ditampilkan dalam IPPAFeat 2025

Produk Karya Warga Binaan NTT Ditampilkan dalam IPPAFeat 2025

KNPI Sumut Minta Kapolda Wisnu Batalkan Penetapan Tersangka Terhadap Yafid Anak Bilal Mayit Korban Penganiayaan di Polres Binjai

KNPI Sumut Minta Kapolda Wisnu Batalkan Penetapan Tersangka Terhadap Yafid Anak Bilal Mayit Korban Penganiayaan di Polres Binjai

86 Warga Binaan di Sumut Terima Amnesti dari Presiden Prabowo

86 Warga Binaan di Sumut Terima Amnesti dari Presiden Prabowo

Dihantam Gelombang Saat Memancing di Dermaga Sumba Timur-NTT, Warga Lampung Ditemukan Meninggal Dunia

Dihantam Gelombang Saat Memancing di Dermaga Sumba Timur-NTT, Warga Lampung Ditemukan Meninggal Dunia

Komentar
Berita Terbaru