Berikut Kronologi Hilangnya Bocah Lucky Saat Banjir di Sidimpuan
digtara.com – Kejadian hilangnya Lucky Satrio, anak berusia 8 tahun di Jalan Mawar Ujung, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan saat sedang hujan deras dan banjir, Senin (01/05/2023).
Baca Juga:
Diketahui Lucky merupakan anak pertama dari pasangan Wanda Sutrisno (28) yang berprofesi sebagai tukang becak dan Juliani Lubis (28) warga Sibaganding, Kelurahan Sitamiang Baru, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan ini sedang berkunjung ke tempat Neneknya di Jalan Mawar, Kelurahan Ujung Padang (Tempat Kejadian)
Berdasarkan keterangan Rahmad Agustianto (20) merupakan paman yang juga warga Lingkungan 3, Kelurahan Sitamiang Baru, dan termasuk orang terakhir bersama Lucky Satrio (8) yang juga biasa berkunjung ke Jalan Mawar Ujung, Kelurahan Ujung Padang (Tempat Kejadian).
Waktu Kejadian
Menurut keterangan Rahmad Agustianto (20) kepada digtara.com bahwa pada Minggu sore (30/04/2023) sekitar pukul 15.45 WIB, disaat hujan lebat, Lucky sedang mandi bermain hujan bersama Rizka Aprilia (5) (tante/bibi).
“Saat itu Lucky mandi hujan bersama Rizka di depan rumah tanpa mengenakan celana dan baju” Kata Rahmad mengawali kronologi kepada media.
Selanjutnya, pada pukul 16.00 WIB usai adzan Ashar, Rahmad berjalan ke pinggir jalan raya dimana posisinya persis di atas jembatan sepanjang 1 meter diatas paret jalan yang berjarak sekitar 20 meter dari rumah ke Jalan Enda Mora Ujung Atau Jalan Mawar untuk melihat banjir.
“Saat itu saya berada di atas jembatan paret itu bang bersama Lucky dan Rizka serta ayah saya (kakek Lucky-Anwar ’50’)” ucap Rahmad.
Posisi Terakhir Lucky Satrio
Diatas jembatan paret jalan, Lucky Satrio berdiri bersama Rizka Aprilia (5), Rahmad Agustianto (Paman) dan Anwar ’50’ (Kakek).
“Dipinggir jalan itu atau di atas jembatan ada saya bersama keduanya yang main mandi hujan, serta ayah saya (Anwar). Posisinya kami berempat” Kata Rahmad.
Sedangkan kondisi saat tersebut sejumlah rumah warga tepat diseberang jalan sedang banjir dan debit air paret jalan sedang meluap.
“Saya saat itu menyuruh jangan kepinggir paret, sedangkan Rizka dipegang ayah (Kakek Lucky). Lalu saya maju kebadan jalan untuk mengambil video banjir itu” ucapnya.
Dan saat melangkah untuk mengambil moment video banjir tersebut dengan handphone yang digenggamnya, posisi Lucky berdiri ditengah jembatan paret jalan.
“Ketika saya video, dan saya berbalik badan Lucky tidak ada lagi disitu. Saya langsung heran kemana dia. Lantas saya mencari disekitar orang ramai disaat banjir itu” Kata Rahmad.
Tak berselang lama, Rahmad Agustianto berkeliling mencari kemenakannya Lucky termasuk kelokasi banjir, sampai dirinya dan dibantu warga menyisir paret hingga ke hulu hingga Minggu malam dan pencarian dilanjutkan Senin (01/05/2023) Pagi.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur