Jelang Perayaan Imlek, Omset Pengusaha Kue Bakul di Medan Menurun Akibat Pandemi Covid-19
digtara.com – Hari raya Imlek biasanya identik dengan makanan kue bakul atau kue keranjang.
Baca Juga:
Dan jelang perayaan Imlek tahun ini dan masih di tengah pandemi covid-19, para pengusaha kue bakul masih gigit jari larena omset penjualan mereka mengalami penurunan.
Seperti dialami pengusaha kue bakul Mardian Sanjaya.
” Tahun ini agak sepi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” ucap Mardian saat ditemui di tempat usahanya di Jalan Merbau Kecamatan Medan Baru, Kamis (27/01/2022).
Tahun ini, usaha Mardian memproduksi sekitar 1 ton lebih.
“1000 kotak bang bisa dapatnya, 1 kotak dijual 50 ribu, ” ucapnya lagi.
Untuk proses memasaknya, Mardian mengatakan untuk 1 kali proses membutuhkan waktu 15 jam lamanya.
“Itu cuma memasaknya bang, belum lagi mengadon bahannya, mau 20 jam bang,” ucapnya lagi
Mardian menjelaskan, untuk pemesanan kue bakul tersebut dirinya mengatakan hanya pemesanan di wilayah kota Medan saja, dan yang terjauh masih di Sumut.
” Perorangan yang mesan, pedagang dan supermarket bang yang mesan,” ucapnya lagi.
Mardian menambahkan, produksi ini adalah warisan turun temurun keluarganya sejak tahun 1971.
“Awalnya kakek saya, menurun ke ayah saya terus ke saya,” ucapnya lagi.
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional
Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan