Kasus Video Call Seks Anggota DPRD Kota Medan Diserahkan ke BKD
digtara.com – Terkait adanya Video Call Seks (VCS) diduga anggota DPRD kota Medan, Ketua DPRD Sumut Hasim S.E angkat bicara, Senin (17/1/2022).
Baca Juga:
Hasim mengatakan pihaknya menyerah kasus tersebut kepada BKD, agar ditelusuri.
“Kita nanti minta ke BKD dulu yang melakukan ini, melakukan pengecekan dulu,” kata Hasim saat meninjau pelaksanaan vaksinasi perdana terhadap anak usia 6-11 tahun dan vaksinasi booster lansia di Kecamatan Medan Selayang.
Sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan kebenaran dalam video tersebut.
” Hal ini kita masih menganut azas praduga tidak bersalah, bisa aja bukan beliau, ” ucapnya.
Ia menegaskan, bahwa kasus tersebut ranahnya BKD jadi ia menunggu hasil perkembangan dari pihak BKD bagaimana kedepannya.
“Nanti di cek dulu melalui BKD dulu, nanti kita lihat perkembangannya, nanti kita minta ke BKD untuk penelusurannya,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Video porno seorang wanita mirip diduga Anggota DPRD Dapil Medan Utara beredar di group WhatsApp Wartawan, Jumat (14/1/2022).
Dalam video durasi 0,37 detik tersebut, wanita itu melepas seluruh baju hingga pakaian dalam. Wanita berciri-ciri gigi depan yang sedikit tompel tersebut meremas payudara sambil melakukan panggilan telepon video atau video call bersama seorang pria.
Tangan kanannya terlihat mengangkat payudaranya dan mulutnya seolah mengisap sesuatu benda. Sesekali, dia memasang wajah manja dengan memelekkan matanya dan menjulurkan lidahnya.
Pada layar panggilan yang terekam tersebut seorang pria memanfaatkan kesempatan memainkan alat kelaminnya sambil melihat wanita tersebut melakukan adegan yang serupa secara berulang. Pria tersebut tidak menujukkan wajahnya dan juga tanpa pakaian.
Disebut-sebut, wanita itu seorang anggota DPRD Kota Medan dari Dapil Medan Utara.
Kapolres Belawan, AKBP Faisal Rahmat Simtupang yang dikonfirmasi mengatakan akan segera melakukan penyelidikan atas kebenaran video ‘panas’ yang mirip salah satu anggota Dewan.
“Belum monitor saya. Ada videonya, coba WA ke saya. Saya cek dulu ya,” tutup Faisal. (mag-04)
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional
Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan