Sabtu, 14 Maret 2026

Warga Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin, Ini Kata Wali Kota Medan

Redaksi - Sabtu, 14 Agustus 2021 07:15 WIB
Warga Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin, Ini Kata Wali Kota Medan

digtara.com – Terkait aturan wajib menunjukkan sertifikat vaksin untuk masuk ke tempat umum seperti mall dan kendaraan umum, Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution tak sepakat.

Baca Juga:

Menurut Bobby, penerapan wajib vaksin sebelum masuk tempat umum belum dapat diterapkan di Kota Medan.

“Kenapa? Karena kita lihat capaian vaksinasi di kota kita masih kurang karena pengiriman vaksin juga dilakukan secara bertahap,” jelasnya usai meninjau tempat isolasi mandiri di Hotel Soechi bersama Kapolri dan Panglima TNI, Sabtu (14/8).

Dijelaskan Bobby bahwa pihaknya siap menerapkan hal itu apabila pasokan vaksin dari pemerintah pusat harus stabil.

“Vaksinasi di Medan saat ini sudah 21,6 persen yang sudah divaksin. Nah kalau misalnya nanti aturan itu diperluas ke Kota Medan, harapan kami agar pasokan vaksin yang masuk ke Kota Medan bisa lebih stabil,” katanya.

Sertifikat ini berguna sebagai tanda bukti bahwa peserta telah menerima vaksin Covid-19.

“Jangan nanti kita buat aturan masuk ke suatu tempat pelayanan pakai kartu vaksin, tapi vaksinasinya belum terpenuhi,” tambahnya.

Mengenai banyaknya sertifikat vaksin warga yang harus tertunda dan belum bisa diakses, Bobby mengaku hal ini karena sempat terjadi keterlambatan vaksinasi kedua kepada sebagian warga.

“Keterlambatan vaksinasi tidak mengganggu kerja antibodi di dalam tubuh. Namun ini memang catatan kita di database nya agak sedikit terganggu, jadi banyak sertifikat vaksin yang belum keluar,” paparnya. (mag-01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru