Sabtu, 14 Maret 2026

Tunggu Pendidikan Tahun Depan, Casis Polda NTT Diingatkan Soal Ini

Redaksi - Senin, 09 Agustus 2021 05:00 WIB
Tunggu Pendidikan Tahun Depan, Casis Polda NTT Diingatkan Soal Ini

digtara.com – Sebanyak 365 calon siswa (Casis) Bintara dan Tamtama Polri hasil seleksi tahun 2021 di Polda NTT, baru akan mengikuti pendidikan gelombang I tahun 2022 pada 8 Februari hingga 7 Juli 2022. Selama menunggu jadwal itu, para Calon siswa (Casis) diingatkan untuk bertindak bijaksana.

Baca Juga:

Dari 365 orang tersebut, 250 diantaranya bintara pria yakni 201 orang PTU, 19 orang Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) dan 30 orang Rekrutmen Proaktif (Rekpro).

Kemudian ada 14 orang Polwan terdiri dari 4 orang Polwan PTU dan 10 orang Polwan Rekpro. Ada pula 91 orang Tamtama yang terdiri dari 82 orang Tamtama Brimob dan 9 Tamtama Polair.

“Bintara Polisi Tugas Umum (PTU) akan mengikuti pendidikan di SPN Polda NTT, Polwan mengikuti pendidikan di Sepolwan Jakarta. Tamtama Brimob di Watukosek dan Tamtama Polair di lembaga pendidikan Polair,” jelas PS Kabag Dalpers Biro SDM Polda NTT, Kompol Andry Setiawan SH SIK, Senin (9/8/2021).

350 orang tersebut sebenarnya termasuk dalam lulus 620 Casis yang diumumkan Polda NTT lulus sebagai anggota Polri pada 22 Juli 2021 lalu. Namun karena pandemi Covid-19, pendidikan dibagi dalam dua gelombang masing-masing gelombang I tahun 2021 dan gelombang I tahun 2022.

Peserta pendidikan gelombang I tahun 2021 sudah menjalani pendidikan sejak 26 Juli 2021 hingga 22 Desember 2021 ini.

Karena waktunya masih lama, maka bintara dan tamtama Polri gelombang I tahun 2022 dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Nah, selama dipulangkan, para Casis diinstruksikan untuk bertindak bijak. Sebab kelakuan di luar batas bisa menggugurkan kelulusan mereka.

“Hindari perbuatan tercela yang berhubungan dengan tindak pidana,” ungkap Kompol Andry Setiawan.

Tak cuma itu, calon siswa bintara dan tamtama Polri diharapkan bijak dalam menggunakan media sosial dan jangan mudah terprovokasi.

“Karena di luar sana banyak yang tidak suka dengan hasil yang dicapai peserta sampai saat ini,” ujar mantan Kapolsek Kelapa Lima, Polres Kupang Kota ini.

Di samping itu, para Casis juga diingatkan untuk menjaga kondisi fisik dengan rajin berolahraga dan selalu menjaga Kesehatan.

Pihaknya tidak main-main. Apabila ada peserta yang terpapar Covid-19, maka akan diikutkan pada pendidikan pembentukan di Gelombang II TA 2022 yang dimulai akhir Juli 2022.

“Sekali lagi diingatkan, peserta betul-betul melaksanakan himbauan ini. Jangan sampai dinyatakan tidak memenuhi syarat karena perbuatan kalian sendiri baik disengaja maupun tidak disengaja,” tandas mantan Kasat Reskrim Polres Sikka, Polda NTT ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru