Satu Hektar Kebun Warga NTT Terbakar
digtara.com – Kebakaran lahan kebun warga terjadi pada Minggu (1/8/2021) malam sekitar pukul 19.30 Wita. Kali ini api membakar kebun milik Yosef Lona di RT 8, Dusun Wera, Desa Kadumbul, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, NTT.
Baca Juga:
Anggota Polsek Pandawai Aipda Primus Agil SH bersama masyarakat RT 08 Dusun Wera, Desa Kadumbul pun melakukan pemadaman di kebun warga Desa Kadumbul dengan menggunakan alat seadanya.
Ada sekitar satu hektar lahan kebun warga yang terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun seluruh isi kebun dan tanaman hangus terbakar.
Kebakaran juga terjadi di Padang Lara Wali, Desa Napu, Kecamatan Haharu, Kabupaten Sumba Timur.
Anggota polisi masing-masing Bripka Jendri Ukat dan Babinsa Serka Dominggus F Liu melakukan pengecekan lokasi kebakaran sesuai dengan latitude -9.32991027832031 dan Longitude 119.94701385498 (TERA LAPAN).
Lokasi kebakaran berada di Desa Wunga dan merambat ke perbatasan Desa Napu dan perbatasan dengan wilayah Tanambanas Umbu Ratu nggay, Kabupaten Sumba Tengah.
Anggota, memadamkan sisa api yang masih menyala dengan menggunakan ranting kayu dan menghimbau kepada warga Desa Wunga yang sering melintasi padang agar tidak membakarnya.
Selain itu perlu kerja sama masyarakat dengan perangkat desa terkait kebakaran pandang, agar dapat melaporkan dan memberikan informasi kepada pihak Polsek Haharu.
Meluasnya api dari Desa Napu ke perbatasan Desa Wunga, diakui Bripka Jendri Ukat dikarenakan rumput kering dan angin yang membuat api merambat begitu cepat.
Tercatat, luas kebakaran api kurang lebih tiga kilometer di perbatasan Desa Wunga dan Desa Napu perbatasan dengan Kabupaten Sumba Tengah dan jarak dari Polsek ke titik kebakaran hutan dan lahan sekitar 30 kilometer.
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional
Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan