Kamis, 05 Maret 2026

4 Catar Dikirim Polda NTT ke Akpol, 6 Catar Kalah Ranking Pilih Jadi Bintara

Imanuel Lodja - Kamis, 24 Juni 2021 06:26 WIB
4 Catar Dikirim Polda NTT ke Akpol, 6 Catar Kalah Ranking Pilih Jadi Bintara

digtara.com – Hanya 4 calon taruna (Catar) dengan rangking teratas yang dikirim Polda NTT ke Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2021 sudah lulus. Sementara 8 lainnya yang juga lulus, tidak terpilih karena kalah ranking.

Baca Juga:

Mereka gagal secara peringkat karena di tahun 2021 ini, Polda NTT hanya kebagian quota Catar Akpol sebanyak 4 orang saja. Masing-masing 3 orang pria dan 1 orang wanita.

Mabes Polri pun memberikan kebijakan khusus kepada Catar Akpol yang masuk rangking 20 besar untuk memilih menjadi bintara polisi tugas umum (PTU) tanpa seleksi tetapi langsung mengikuti perangkingan akhir.

Kebijakan Kapolri ini tertuang dalam surat Kapolri nomor B/4062/VI/DIK.2.1/2021 tanggal 23 Juni 2021.

Dalam ketentuan ini disebutkan, peringkat 20 perangkingan Catar Akpol tingkat Panda Polda yang tidak lulus untuk ke tingkat pusat maka bisa mengikuti perangking bintara tanpa test.

Kapolda NTT Irjen Pol Drs Lotharia Latif SH MHum pun langsung menawarkan kepada 8 catar Akpol yang gugur saat perangkingan tingkat Polda NTT pada Kamis (24/6/2021).

Dan ternyata, 6 dari 8 catar Akpol ini langsung menyetujui permintaan Kapolda NTT. Sementara dua orang lainnya tidak menggunakan kesempatan itu karena ingin kuliah dan mengikuti seleksi Akpol lagi di tahun 2022.

“Percayalah berkarier bisa dimana saja dan dari jalur mana saja,” ujar jenderal polisi bintang dua ini menyemangati.

Nama yang Berniat Jadi Bintara PTU

6 Catar Akpol yang berniat dan memilih menjadi bintara PTU masing-masing Riky Rivald Moleong (Kota Kupang), Jems Umbu Nyungga Meha (Sumba Timur), Jonathan Figo Manek (TTU), Aditya Deorizky Kartoma (Belu) Alejendro Morion Thomas dan Satriawan Hutumulia Akbar (Kota Kupang).

Sementara dua catar Akpol yang menolak masuk bintara Polri yakni Muhammad Akbar Hartoyo dan Zaki Aryasuta Rasendriya (Kota Kupang).

Kapolda NTT Irjen Pol Drs Lotharia Latif SH MHum pun merasa bangga dengan perjuangan dan pilihan para Catar Akpol ini.

Kapolda juga salut pada keputusan para catar ini dan langsung meminta pihak panitia di Biro SDM Polda NTT untuk memproses keenam catar yang ingin menjadi bintara PTU ini.

Ia meyakinkan kalau para catar ini bukan gagal namun lulus tapi tidak terpilih karena keterbatasan quota.

Karo SDM, Kombes Pol. Wisnu Widarto menyampaikan kalau sejak awal animo penerimaan Akpol sebanyak 90 orang pria dan 16 orang wanita.

Hingga tahap seleksi kesehatan tahap II tersisa 12 orang yakni 11 orang pria dan 1 orang wanita.

Sesuai surat Kapolri nomor B.4206/VI/Dik/2.1.2021 tanggal 23 Juni 2021, Polda NTT mendapatkan quota kirim sebanyak 4 orang yakni 1 orang wanita dan 3 orang pria.

4 yang Lolos Akpol

Mereka yang lolos dan mengikuti proses di tingkat pusat yakni Richard Daddy Balli Leba Ari, Johannes Bimantara Jaha dan Kresna Buce Tanebet serta Brigitte Trisna Bandi.

Richard, lulusan SMA Kristen Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat dan Kresna Buce Tanebet, lulusan SMA negeri III Kota Kupang baru pertama kali ikut seleksi taruna Akpol. Demikian pula dengan Brigitte Trisna Bandi.

Sementara Johannes Bimantara Jaha, lulusan SMA Taruna Nusantara sudah tiga kali mengikuti seleksi penerimaan taruna Akpol sejak tahun 2019 lalu.

Keempat utusan Polda NTT ini akan diberangkatkan ke Semarang mengikuti seleksi mulai pekan depan hingga akhir Juli 2021.
Peserta yang lulus tingkat pusat selanjutnya menjalani pendidikan selama 4 tahun kedepan di Akpol Semarang mulai Agustus 2021 mendatang.

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru