Selasa, 13 Oktober 2026

Pembekuan Rekening Aktivis Dinilai Mirip Taktik Rezim Otoriter, Apa Dampaknya bagi Gerakan Sipil?

Arie - Selasa, 25 Agustus 2026 08:30 WIB
Pembekuan Rekening Aktivis Dinilai Mirip Taktik Rezim Otoriter, Apa Dampaknya bagi Gerakan Sipil?
suara.com
Pembekuan Rekening Aktivis Dinilai Mirip Taktik Rezim Otoriter, Apa Dampaknya bagi Gerakan Sipil?

Pemulihan Kepercayaan Dinilai Penting

Masduki menilai penyelesaian persoalan pembekuan rekening tidak cukup hanya dilakukan melalui permintaan maaf.

Baca Juga:

Menurut dia, diperlukan langkah pemulihan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan serta memastikan persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga batas antara kewenangan aparat, lembaga perbankan, dan aktivitas masyarakat sipil.

Dengan demikian, pembekuan rekening tidak menjadi instrumen yang justru membatasi kebebasan masyarakat dalam menyampaikan kritik dan aspirasi.

Pembekuan rekening aktivis menjadi perhatian karena dinilai dapat berdampak langsung terhadap aktivitas dan pendanaan gerakan masyarakat sipil. Masduki dari PSAD UII menyebut pola tersebut memiliki kemiripan dengan strategi pembatasan yang digunakan rezim otoriter.

Di sisi lain, dasar hukum dan alasan pembekuan rekening tetap menjadi hal penting yang perlu dijelaskan secara terbuka. Transparansi, independensi lembaga perbankan, serta perlindungan terhadap ruang penyampaian aspirasi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Follower Raffi Ahmad di Instagram Tiba-tiba Menyusut, Ini Sebabnya

Follower Raffi Ahmad di Instagram Tiba-tiba Menyusut, Ini Sebabnya

Kepentingan Politik Presidential Threshold

Kepentingan Politik Presidential Threshold

Negara-Negara Ini Mengklaim Masih Bebas Covid-19

Negara-Negara Ini Mengklaim Masih Bebas Covid-19

Komentar
Berita Terbaru