Pimpin Sertijab PJU dan Dua Kapolres, Kapolda NTT Juga Lantik Kombes Nova Irone Surentu Jadi Direktur PPA Dan PPO
digtara.com -Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Rudi Darmoko memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan dua Kapolres jajaran Polda NTT di Aula Rupatama lantai III Polda NTT, Rabu (7/1/2026) petang.
Baca Juga:
Dalam Sertijab tersebut, Brigjen Pol Murry Mirranda yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda NTT, dimutasi sebagai Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung.
Posisi Irwasda Polda NTT selanjutnya dijabat oleh Kombes Pol Enriko Sugiharto Silalahi.
Baca Juga:Jabatan Dansat Brimob Polda NTT kini diemban oleh Kombes Afrizal Asri menggantikan Kombes Pol Teguh Hardiyo Wibisono yang dimutasi dalam rangka pendidikan pengembangan tingkat tinggi (Dikbangti) Tahun Anggaran 2026.
Kombes Sigit Haryono yang sebelumnya menjabat Auditor Sispamobvitnas Madya TK III Baharkam Polri menjadi Direktur Reskrimum Polda NTT menggantikan Kombes Patar Silalahi yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri dalam rangka Dikbangti TA 2026.
Dirintelkam Polda NTT Kombes Suriman dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Kamneg Baintelkam Polri dalam rangka Dikbangti TA 2026.
Kabid Keuangan Polda NTT Kombes Widada dimutasi sebagai Kabid Keuangan Mabes II Puskeu Polri.
Penggantinya adalah Kombes Mulyono yang sebelumnya menjabat Kabid Keuangan Polda Sulawesi Barat.
Baca Juga:Kabid TIK Polda NTT Kombes I Made Rasma Jemy Karang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Tekinfo Divisi TIK Polri dalam rangka Dikbangti TA 2026.
Penggantinya adalah Kombes Pol Yosep Krisbiyanto yang sebelumnya menjabat Wadir Lantas Polda NTT.
Kombes Muhammad Nur Akbar dilantik sebagai Dirpamobvit Polda NTT. Jabatan sebelumnya sebagai Kasubbaganev Bagopsnalevkor Sabhara Baharkam Polri.
Ia sebelumnya menjabat sebagai Analis dan Advokasi Hukum Kepolisian Madya TK III Divkum Polri.
Jabatan Kapolres Manggarai mengalami pergantian dari AKBP Hendri Syahputra kepada AKBP Levi Defriansyah yang sebelumnya sebagai Kanit 3 Subditi V Dittipideksus Bareskrim Polri.
Baca Juga:AKBP Hendri Syahputra sendiri dimutasi sebagai Kapolres Muara Enim Polda Sumatera Selatan .
Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika dimutasi sebagai Pamen Baharkam Polri, dan posisinya digantikan oleh AKBP Yudhi Franata yang sebelumnya menjabat Kasubdit Gakkum Ditpolariud Polda Kalimantan Utara.
Serah terima jabatan ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan didampingi rohaniawan dan penandatanganan pakta integritas.
Kapolda NTT memastikan seluruh pejabat yang dimutasi segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan.
Diharapkan pejabat yang baru dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaik demi menjaga stabilitas kamtibmas serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat NTT.
Baca Juga:Mulai tahun 2026 ini, Polda NTT memiliki satu satuan kerja (Satker) baru yakni Direktorat Reskrim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pidana Perdagangan Orang (PPO).
Seiring dengan pembentukan direktorat ini, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuk Polisi Wanita (Polwan) senior sebagai direktur Res PPA dan PPO Polda NTT.
Kombes Pol Dr Nova Irone Surentu yang saat ini menjabat sebagai Analis dan advokasi hukum Kepolisian Madya Tk III Divisi Hukum dipercayakan menjadi Direktur Res PPA dan PPO Polda NTT.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sudah lama memperjuangkan pengembangan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Dirtipid PPA-PPO) tidak hanya di Mabes Polri. Tapi, pengembangan direktorat yang baru berdiri ini dapat menyentuh ke tingkat Polda, bahkan Polres.
Kehadiran Dirtipid PPA-PPO sebagai bentuk kehadiran kepolisian dan pemerintah terkait isu-isu perempuan, perlindungan anak, serta kesetaraan gender.
Baca Juga:Penanganan isu perempuan dan anak membutuhkan pendekatan khusus.
Kapolri percaya bahwa Polwan sangat berperan penting dalam menangani hal-hal tersebut.
Kapolri mengatakan pembentukan Dirtipid PPA-PPO sebagai bentuk komitmen menjawab kebutuhan masyarakat.
Kapolri menganggap kehadiran Dirtipid PPA-PPO sebagai kebutuhan yang genting dan harus mendapat dukungan untuk diperkuat hingga ke daerah.
Kapolri menetapkan Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pengarusutamaan Gender.
Baca Juga:Peraturan itu membuka peluang Polwan berkarier di bidang operasional maupun staf.
Desember 2024, Kapolri meresmikan pembentukan Direktorat Tindak PPA-PPO yang merupakan bagian dari Bareskrim Polri.
Pembentukan Direktorat sesuai Surat Telegram bernomor ST/2011/IX/Kep./2024 tanggal 20 September 2024.
Direktorat ini juga lahir agar semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan penegakan hukum serta mendapatkan keadilan dan kepastian hukum.
Tindak pidana yang berkaitan dengan anak dan perempuan lebih banyak berupa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) baik itu berupa fisik maupun psikis, serta kekerasan seksual.
Baca Juga:
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025
Penyandang Disabilitas di Manggarai Timur Dapat Bantuan dari Kapolda NTT
Kerja Tak Kenal Lelah, Kapolda NTT Apresiasi Tim SAR Gabungan Dalam Pencarian Korban Kapal Tenggelam
Kapolda NTT Berharap Tahun 2026 Bersih Dari Pelanggaran Anggota Polri
Ini Himbauan Kamtibmas Kapolda NTT Untuk Perayaan Tahun Baru 2026