Wakil Gubernur Sumut H Surya Pimpin Upacara Hardiknas 2025, Tegaskan Komitmen Terhadap Pendidikan Bermutu
digtara.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Astaka, Jalan Williem Iskandar, Deliserdang, Jumat (2/5/2025).
Baca Juga:
- Polda Sumut Tingkatkan Patroli Saat Blackout Sumbagut, 365 Personel Disiagakan di Medan
- KAI Divre I Sumut Pastikan 1.578 Petugas Operasional Bersertifikat Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api
- Aksi Unjuk Rasa Gabungan Cipayung Plus di Kota Kupang Ricuh, Dua Anggota Polisi Dan Warga Terkena Lemparan Batu
Dengan mengenakan pakaian adat Melayu, Wagub menyampaikan bahwa Hardiknas merupakan momentum untuk meneguhkan semangat, dedikasi, dan komitmen dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu bagi seluruh anak bangsa.
"Ini merupakan momentum untuk meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa melalui layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa," ujar Surya saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.
Pendidikan Adalah Hak Asasi
Dalam sambutan tersebut, Wagub juga menegaskan bahwa Undang-Undang Dasar 1945 secara eksplisit menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.
Hal ini diperkuat melalui Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, yang menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan yang bermutu tanpa diskriminasi.
"Tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili, atau alasan lainnya yang menyebabkan seseorang kehilangan kesempatan mendapatkan pendidikan. Pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat pada setiap individu," tegasnya.
Guru Sebagai Agen Peradaban
Wagub Surya juga menyampaikan harapannya agar para guru tidak hanya berperan sebagai fasilitator pembelajaran, tetapi juga sebagai mentor, konselor, dan sosok pendamping dalam perjalanan hidup murid-murid mereka.
"Guru adalah agen pembelajaran dan agen peradaban. Mereka adalah orang tua kedua yang senantiasa mendampingi siswa dalam suka dan duka serta memandu mereka mencapai cita-cita luhur," ujarnya.
Polda Sumut Tingkatkan Patroli Saat Blackout Sumbagut, 365 Personel Disiagakan di Medan
KAI Divre I Sumut Pastikan 1.578 Petugas Operasional Bersertifikat Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api
Aksi Unjuk Rasa Gabungan Cipayung Plus di Kota Kupang Ricuh, Dua Anggota Polisi Dan Warga Terkena Lemparan Batu
Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Jadi Tersangka Kasus ITE, Diduga Cemarkan Nama Baik Ketua DPRD Sumut
Gagal Bertemu Gubernur NTT, Demo Mahasiswa-Sopir Pick Up Bentrok