Senin, 04 Maret 2024

Menuju 100 Smart City 2019, Kota Kupang Miliki 10 Titik Hotspot Gratis

Imanuel Lodja - Minggu, 14 Juli 2019 10:57 WIB
Menuju 100 Smart City 2019, Kota Kupang Miliki 10 Titik Hotspot Gratis

Digtara.com | Kupang – Kota Kupang memulai Gerakan Menuju 100 Smart City 2019. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika dengan melaunching 10 titik hotspot gratis, pembukaan payment point atau tempat pembayaran dengan konsep “One Stop Service” oleh Bank NTT serta pengukuhan tim pelaksana dan dewan Kupang Smart City bertempat di Hotel Neo Aston Kupang, akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Kegiatan di buka secara langsung oleh Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, yang ditandai dengan pemukulan gong sebagai momen peluncuran 10 titik hotspot gratis.

Hadir dalam kesempatan tersebut Penjabat Sekda Kota Kupang Elvianus Wairata, Asisten I Yos Rera Beka, Kadis Komunikasi dan Informasi Kota Kupang Thruice Balina Oey, Andrari Grahitandaru M.Sc selaku Ahli Utama Perekayasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Republik Indonesia, Kasubag Tata Usaha Direktorat Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Iwan Setiadi, Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Pimpinan Perangkat Daerah, Direktur BUMD, Para Camat dan Lurah lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Wali Kota juga melaunching secara resmi10 titik area hotspot gratis yang dipasang di Taman Tirosa Bundara PU Jalan Piet A Tallo, Pantai Warna Oesapa, Taman Fontein, Kuliner Kampung Solor, Podium Kantor Wali Kota, RSUD. S.K. Lerik, Lampu Hias Kelapa Lima, Taman Nostalgia dan Perumnas.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore menyampaikan dari 165 kota di Indonesia, Kota Kupang salah satu yang mendapatkannya bersama 25 kota lainnya di tahun 2017.
Smart City merupakan pelayanan untuk kesejahteraan masyarakat agar mendapatkan pelayanan yang cepat dan tepat.

“Semua Organisasi perangkat daerah (OPD) harus serius dan sungguh-sungguh terhadap pelayanan ini, gunakanlah untuk melayani masyarakat dan ini merupakan langkah awal menjadikan Kota Kupang smart city,” kata Wali Kota.

Wali Kota Kupang juga mengharapkan agar semua pimpinan OPD memiliki progran inovasi dan paham dengan ITE jika tidak maka akan diganti dengan orang lain yang bisa berkembang dan mengerti tentang smart city.

“Tentunya yang paling penting ada sumber daya manusia, maka saya mau agar orang-orang yang bekerja bersama saya ini benar-benar bisa bekerja dengan baik, jangan sampai kita bersusah payah dengan smart city, namun kita yang lain tidak mengerti sama sekali,” ungkapnya.

Kedepan, kata Jefri, di Kota Kupang akan ada 101 titik wifi yang akan dipasang, tujuannya adalah bagaimana masyarakat bisa melaporkan berbagai keluhan yang dialami, misalnya air PDAM, sampah, lampu jalan dan lainnya.

Kepala Dinas Komunfo Kota Kupang, Thruice Balina Oey, mengatakan, Program smart city ini merupakan salah satu visi dan misi wali kota dan wakil wali kota kupang dimulai dengan master plan, dan sumber daya manusia yang memadai.

“Kenapa Kota Kupang dipilih menjadi pilot projek untuk smart city dari 100 kota lainnya, yaitu dilihat dari indeks kota hijau, indeks kerja pemerintah, dan indeks pembangunan, serta indeks visi dan misi kepala daerah,” katanya.

Dia mengajak semua pihak untuk mendukung pelaksanaan program Kota Kupang smart City.
Ir. Andrari Grahitandaru M.Sc, Ahli Utama Perekayasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi RI, mengungkapkan bahwa ketika membangun sebuah kota diperlukan kemitraan didalam melakukan inovasi-inovasi daerah yang sudah ditetapkan melalui peraturan pemerintah.

“Saya bangga mendapat kesempatan untuk memilih Kota Kupang dalam rangka menyusun Master Plan Smart City Kota Kupang,” katanya.

Dia mengaku, gerakan ini merupakan program Prioritas pemerintah pusat, dan sudah ditunjuk berbagai pendamping untuk mewujudkan smart city di Indonesia.

“Dalam membangun sebuah kota, perlu dilakukan pemetaan, saya juga ditunjuk secara langsung untuk membimbing Kota Kupang menuju smart city, saya berharap dokumen ini dapat diwujudkan,” katamya.

Menurutnya, kedepan akan mewawancarai setiap kepala OPD di Kota Kupang, karena setiap pimpinan OPD wajib memiliki program yang menyatu dengan program smart city.

“Membangun smart city harus didukung oleh semua pihak, yang paling penting semua OPD wajib memberikan literasi digital kepada masyarakat, sesuai dengan bidangnya masing-masing, masyarakat juga harus diaharkan, bagaimana aplikasi dan program pemerintah, bagaimana cara menggunakannya dan cara pelayanannya,” terangnya.

Dia menambahkan, fasilitas infrastuktur bukan hanya tentang jalan, gedung rumah sakit, tetapi juga penting adanya ruang terbuka hijau di setiap kelurahan, ini merupakan persyaratan infrastruktur sosial, untuk akses digital.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kupang, Jhon Pelt, mengatakan, dalam perencanaan, harus diperhatikan adalah menjadikan kota Kupang sebagai kota yang cerdas, aman, nyaman, sehat dan makmur.[win]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru