Selasa, 24 Februari 2026

Wakil Rakyat di Kabupaten TTS Apresiasi Terobosan Polsek Kualin 'Sulap' Lahan Pasir Jadi Sentra Hortikultura

Imanuel Lodja - Selasa, 24 Februari 2026 09:00 WIB
Wakil Rakyat di Kabupaten TTS Apresiasi Terobosan Polsek Kualin 'Sulap' Lahan Pasir Jadi Sentra Hortikultura
ist
Rombongan DPRD Kabupaten TTS saat meninjau pekarangan pangan bergizi di Polsek Kualin

digtara.com -Polsek Kualin, Polres Timor Tengah Selatan (TTS) mendukung program pemerintah terkait pangan melalui program pekarangan pangan Bergizi Polsek Kualin.

Baca Juga:

Terobosan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak yang bangga terhadap program ketahanan pangan yang digagas jajaran kepolisian.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten TTS pun turun langsung meninjau program Pekarangan Pangan Bergizi yang dikembangkan Polsek Kualin pada akhir pekan lalu.

Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD TTS, Yoksan Benu bersama anggota Komisi I, Marthen Tualaka, Yerim Yoss Fallo, Jacobus Banamtuan, Yermias Kabnani, serta Sekretaris Dewan George D. Mella.

Baca Juga:
Rombongan melihat langsung pemanfaatan lahan seluas kurang lebih 60 are atau sekitar 6.000 meter persegi di lingkungan Polsek Kualin, Kecamatan Kualin.

Lahan yang sebelumnya berupa hamparan pasir di kawasan pesisir pantai itu kini disulap menjadi sentra hortikultura terpadu yang produktif.

Berbagai komoditas ditanam di atas bedengan rapi, mulai dari jagung, tomat, lombok, buncis, kacang panjang hingga aneka sayuran lainnya.

Kapolsek Kualin, Iptu Diknas Melvi Aoliso menjelaskan, program ini lahir dari tekad untuk membuktikan bahwa lahan pasir di wilayah pesisir tetap memiliki potensi pertanian apabila dikelola dengan metode yang tepat.

"Tanah seluas kurang lebih 60 are ini merupakan lahan pasir yang berada dekat tepi pantai. Kami menjadikannya sebagai contoh nyata bahwa wilayah pesisir Kecamatan Kualin tetap memiliki potensi pertanian yang baik apabila dikelola dengan metode yang tepat," ujarnya.

Selama ini lahan pasir kerap dianggap tidak subur dan tidak layak untuk pertanian.

Baca Juga:
Namun melalui pengolahan intensif, penggunaan pupuk organik, pengaturan bedengan, serta penerapan sistem irigasi sederhana, tingkat kesuburan tanah dapat ditingkatkan hingga mampu menghasilkan tanaman bernilai ekonomi.

Program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan internal, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat pesisir. Kapolsek menegaskan, perubahan pola pikir menjadi kunci utama keberhasilan.

"Dengan kemauan, kerja keras, dan pengelolaan yang tepat, lahan yang sebelumnya dianggap kurang produktif dapat berubah menjadi sumber pangan sekaligus sumber penghasilan masyarakat," tegasnya.

Apresiasi datang dari anggota DPRD TTS Marthen Tualaka. Ia menilai inovasi Polsek Kualin membuka perspektif baru bagi pengembangan sektor pertanian di wilayah pesisir.

"Ini sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat TTS, khususnya petani yang bergantung pada sektor pertanian. Ini contoh yang sangat baik dan DPRD siap memberikan dukungan," katanya.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Anggota DPRD Sumut Fraksi PDIP Jonatan Tarigan Bantu Pembangunan Masjid Nurul Ikhsan

Anggota DPRD Sumut Fraksi PDIP Jonatan Tarigan Bantu Pembangunan Masjid Nurul Ikhsan

Demo Mahasiswa di Kupang Tolak KUHP Baru dan Pilkada Tak Langsung

Demo Mahasiswa di Kupang Tolak KUHP Baru dan Pilkada Tak Langsung

Sarif Kakung Minta Peran Optimal BUMD

Sarif Kakung Minta Peran Optimal BUMD

Agar Tak Punah, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah Mendorong Anak Muda untuk Ambil Peran Merawat Warisan Budaya Nusantara

Agar Tak Punah, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah Mendorong Anak Muda untuk Ambil Peran Merawat Warisan Budaya Nusantara

Sarif Kakung; Butuh Regulasi yang Kuat untuk Menjawab Isu Alih Fungsi Lahan di Jawa Tengah

Sarif Kakung; Butuh Regulasi yang Kuat untuk Menjawab Isu Alih Fungsi Lahan di Jawa Tengah

Sarif Kakung Minta Penanganan Sampah Dilakukan Secara Masif, Komprehensif, dan Kolaboratif

Sarif Kakung Minta Penanganan Sampah Dilakukan Secara Masif, Komprehensif, dan Kolaboratif

Komentar
Berita Terbaru