Selasa, 24 Februari 2026

Raffi Ahmad Masuk Bursa Menpora: Pro-Kontra, Dukungan, dan Spekulasi Politik

Arie - Rabu, 10 September 2025 17:47 WIB
Raffi Ahmad Masuk Bursa Menpora: Pro-Kontra, Dukungan, dan Spekulasi Politik
suara.com
Raffi Ahmad Masuk Bursa Menpora: Pro-Kontra, Dukungan, dan Spekulasi Politik
digtara.com -Isu masuknya nama Raffi Ahmad dalam bursa calon Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Dito Ariotedjo langsung memicu perdebatan publik.

Baca Juga:

Artis, presenter, sekaligus pengusaha itu tiba-tiba disebut-sebut punya peluang masuk kabinet Presiden Prabowo Subianto, sesuatu yang dianggap mengejutkan sekaligus kontroversial.

Awal Mula Isu Raffi Ahmad Jadi Menpora

Spekulasi reshuffle kabinet memunculkan sejumlah nama calon Menpora. Selain Puteri Komarudin (anggota DPR RI) dan Taufik Hidayat (legenda bulutangkis), muncul juga nama Raffi Ahmad yang dinilai "out of the box".

Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa susunan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden. Jawaban diplomatis itu justru menambah keyakinan publik bahwa peluang Raffi tidak bisa dikesampingkan.

Respons Pemerintah: Semua Hak Presiden

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ikut merespons dengan menekankan agar publik tidak berspekulasi berlebihan. Menurutnya, semua pihak cukup menunggu keputusan resmi Presiden.

Nada serupa juga datang dari pejabat lain. Mereka sepakat bahwa reshuffle adalah urusan penuh Presiden, meski pengakuan bahwa nama Raffi ikut disebut menunjukkan pertimbangan figur publik mulai merambah dunia pemerintahan.

Dukungan dari Artis dan Politisi

Dari kalangan artis, Arie Kriting mendukung dengan nada satir. "Menpora, kalau dipegang Raffi Ahmad juga bolehlah. Pemuda dan olahraga, dua hal ini melekat kok sama Raffi," tulisnya di media sosial.

Penyanyi Judika lebih hati-hati. Ia menekankan pentingnya rekam jejak dan integritas dalam memilih seorang menteri.

Dukungan juga datang dari kalangan DPR. Ketua Komisi X DPR menyebut pihaknya akan mendukung siapa pun yang dipilih Presiden, termasuk Raffi, namun mengingatkan jabatan Menpora tidak boleh dianggap simbolis semata.

Publik Terbelah: Antara Populer dan Kompeten

Isu ini membelah opini publik. Sebagian menilai Raffi adalah sosok pekerja keras, sukses membangun bisnis, dan punya pengalaman di dunia olahraga melalui RANS Nusantara FC. Popularitasnya dianggap modal penting untuk menjangkau generasi muda.

Namun, kritik keras juga muncul. Netizen mempertanyakan kapasitas Raffi di bidang olahraga nasional maupun birokrasi. Kekhawatiran terbesar, jabatan menteri diberikan berdasarkan popularitas, bukan kompetensi.

Analisis: Figur Publik di Panggung Politik

Masuknya nama Raffi Ahmad menunjukkan tren politik baru: figur publik hiburan mulai dipertimbangkan untuk posisi strategis di pemerintahan. Popularitas dianggap aset penting dalam komunikasi politik.

Tetapi, pengamat mengingatkan bahwa mengelola kementerian berbeda jauh dengan mengelola klub sepak bola. Pengalaman membuat kebijakan dan tata kelola birokrasi tetap menjadi tolok ukur utama.

Menunggu Putusan Presiden

Hingga kini, belum ada kepastian apakah Raffi benar-benar akan menggantikan Dito Ariotedjo. Semua pihak masih menunggu keputusan resmi Presiden Prabowo.

Yang jelas, isu ini sudah membuka diskusi lebih luas: apakah popularitas cukup untuk menduduki kursi menteri, atau pengalaman birokrasi tetap harus jadi syarat utama.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kemnaker Tindak 12 Perusahaan Pelanggar TKA, Denda Rp4,48 Miliar Masuk Kas Negara

Kemnaker Tindak 12 Perusahaan Pelanggar TKA, Denda Rp4,48 Miliar Masuk Kas Negara

Resmi! 1 Ramadan 1447 H 19 Februari 2026: Kemenag Umumkan Hasil Sidang Isbat Terbaru

Resmi! 1 Ramadan 1447 H 19 Februari 2026: Kemenag Umumkan Hasil Sidang Isbat Terbaru

Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi; Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Penyelenggaraan Ibadah Haji, Petugas Haji Perempuan Capai 33 Persen

Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi; Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Penyelenggaraan Ibadah Haji, Petugas Haji Perempuan Capai 33 Persen

Tinjau Diklat PPIH Hari ke-16, Menhaj: Petugas Haji Ujung Tombak Pelayanan Jemaah Haji

Tinjau Diklat PPIH Hari ke-16, Menhaj: Petugas Haji Ujung Tombak Pelayanan Jemaah Haji

Pemerintah Cabut Izin PT Toba Pulp Lestari, Horas Bangso Batak Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo

Pemerintah Cabut Izin PT Toba Pulp Lestari, Horas Bangso Batak Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo

Kabar Gembira! Pemerintah Segera Bangun Tol Lembah Anai di Sumatera Barat

Kabar Gembira! Pemerintah Segera Bangun Tol Lembah Anai di Sumatera Barat

Komentar
Berita Terbaru