Kepsek Dan Caleg di Padangsidimpuan Dilaporkan ke DKPP Akibat Kampanye di Sekolah
Baca Juga:
- Usai Bagikan Bantuan di Sidakkal, PMI Padangsidimpuan Bagikan Paket Sembako Daerah Sabungan Sipabangun
- Hajab! Dugaan Bagi-Bagi Dana Desa di Sidimpuan ke Rekening Pribadi Dari Proyek Website
- Irigasi DI Ujung Gurap Diterjang Banjir, Anggota DPRD Ipong Dalimunthe Bersama Pemko dan UPTD Lakukan Peninjauan Langsung
"Kita melaporkan kejadian tersebut ke lembaga DKPP untuk keadilan pemilu. Kita juga beharap kepada Bawaslu Padangsidimpuan untuk profesional. Karena video dan fhoto APK serta oknum caleg dan kepsek sudah ada sama kita" Kata Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pemerintah (JPKP) Mardan Eriansyah Siregar.
Sikap Pemko Padangsidimpuan
Kepada media, Pj Walikota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe SKM. M.Kes mengaku kecolongan atas peristiwa tersebut. Padahal dirinya sering memberikan himbauan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan, untuk netral dalam Pemilu 2024.
"Atas peristiwa tersebut, akan segera memanggil Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, untuk segera memanggil Kepala Sekolah, dan para tenaga pendidik di sekolah tersebut untuk dimintai keterangannya," ungkapnya.
Sikap Bawaslu Kota Padangsidimpuan
Komisioner Bawaslu Kota Padangsidimpuan, Ratno Afandi menyebutkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Panwaslu Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.
"Sudah diinstruksikan kepada Panwascam untuk melakukan pengawasan dan penelusuran. Kemudian telah dikoordinasikan kepada koordinator divisi penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa," kata dia melalui pesan singkatnya.
Kronologi Kampenye di Sekolah
Video yang berdurasi 5 menit 5 detik tersebut memperlihatkan, Sri Fitrah Munawaroh yang mengenakan jilbab warna hijau dipadu dengan baju berwarna hijau tengah duduk di depan lemari piala sembari memperkenalkan dirinya.
Caleg nomor urut 4 dari Partai Golongan Karya daerah pemilihan (dapil) 3 Kota Padangsidimpuan ini juga menerangkan bahwa dirinya merupakan anak ke 4 dari 7 bersaudara dari pasangan suami istri Irsan Efendi Nasution dan Derliana Siregar yang merupakan Walikota Padangsidimpuan periode 2018-2023 yang tak lain menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Padangsidimpuan.
Disamping itu, perempuan berusia 26 tahun ini juga mengaku masih bekerja di Dinas Pendapatan Daerah Kota Padangsidimpuan (Tenaga Honorer-red).
Dalam kedatangannya tersebut, perempuan yang akrab disapa Munah diduga berkampanye disalah satu Sekolah Dasar Negeri di Kota Padangsidimpuan, Dalam Kampanyenya Munah mengajak untuk memilihnya dalam Pemilihan Legislatif 2024 mendatang.
Bahkan, tak lupa juga perempuan kelahiran Kota Padangsidimpuan ini berkampanye menerangkan cara mencoblos dirinya di kertas surat suara supaya lebih gampang.
Tidak hanya dirinya, poltisi muda Partai Golkar ini juga turut mengkampanyekan calon legislatif DPRD Sumatera Utara dapil 7 Provinsi Sumatera Utara nomor urut 3, Derliana Siregar yang tak lain merupakan ibu kandungnya.
Disamping itu, dirinya juga ikut mengkampanyekan calon legislatif DPR RI dapil Sumut 2 nomor urut 8, Saipullah Nasution. Bahkan dirinya turut membagikan alat peraga kampanye (APK) berbentuk kartu nama calon legislatif.
Usai Bagikan Bantuan di Sidakkal, PMI Padangsidimpuan Bagikan Paket Sembako Daerah Sabungan Sipabangun
Hajab! Dugaan Bagi-Bagi Dana Desa di Sidimpuan ke Rekening Pribadi Dari Proyek Website
Irigasi DI Ujung Gurap Diterjang Banjir, Anggota DPRD Ipong Dalimunthe Bersama Pemko dan UPTD Lakukan Peninjauan Langsung
Jaga Stabilitas di Daerah, Pemko Sidimpuan Sebar 6 Ton Beras SPHP di Seluruh Kecamatan Lewat GPM
Warga Protes, Pemko Sidimpuan Tak Gelar Perayaan Pawai 17 Agustus