Dihantam Hujan Lebat, Tanggul Pengaman Sekolah di Sikka-NTT Longsor
digtara.com -Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, NTT dalam beberapa hari ini.
Baca Juga:
Akibat kejadian tersebut, turap setinggi kurang lebih enam meter dengan panjang sekitar 29 meter ambruk dan menimbulkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 150 juta.
Turap tersebut diketahui dibangun dari dana swadaya orang tua murid sebagai pengaman halaman sekolah.
Baca Juga:Kanit Intelkam Polsek Nita, Aiptu Abdul Rais, melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.
Aparat kepolisian berkoordinasi dengan pihak sekolah dan komite guna memastikan situasi tetap aman serta mengantisipasi potensi longsor susulan.
Ketua Komite SMPK Sanctissima Trinitas, C. Wempi Wensi, bersama Kepala Sekolah Ludolfus Geloy Murin, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Sikka untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, longsornya turap pengaman ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan lingkungan sekolah, terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.
Hingga saat ini, situasi di lokasi bencana aman dan kondusif, sementara pihak kepolisian bersama unsur terkait terus melakukan monitoring dan koordinasi guna mendorong percepatan penanganan serta menjaga keamanan di sekitar area sekolah.
Baca Juga:
Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran
Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun
Bentrok Pemuda di Malaka-NTT, Satu Warga Dilaporkan Meninggal Dunia
Hari Raya di Kupang Aman dan Kondusif, Kapolres Beri Apresiasi dan Terima Kasih Kepada Anggota
Pemilik Kios Samping Kantor Kelurahan Nefonaek Ditemukan Tewas Membusuk Dalam Kios Dalam Posisi Berlutut