Kamis, 30 Juli 2026

Jatuh Saat Perbaiki Atap Rumah Warga Kampung Solor, Tukang di Kupang Tewas Ditempat

Imanuel Lodja - Rabu, 20 Agustus 2025 16:10 WIB
Jatuh Saat Perbaiki Atap Rumah Warga Kampung Solor, Tukang di Kupang Tewas Ditempat

digtara.com -Kecelakaan kerja dialami Lambertus Lazarus Adu alias Oni (42) pada Rabu (20/8/2025) siang.

Baca Juga:

Warga Jalan Sehati, Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang terjatuh dari atap rumah setinggi enam meter.

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai tukang sedang memperbaiki atap rumah milik Retnowati (61) di Jalan Gunung Mutis, RT 012/RW 004, Kelurahan Solor, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Korban terjatuh saat menginjak seng plastik yang sudah lapuk dan meninggal dunia.

Korban memperbaiki atap rumah Retnowati bersama rekannya Sefnat Frakin Adu (58) yang juga warga Jalan Olidarotas, RT 004/RW 02, Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Sefnat dan korban naik ke atas atap rumah Retnowati untuk membongkar atap seng di bagian dapur.

Di atas atap, Sefnat memperbaiki alat bor listriik. Korban malah menyarankan agar Sefnat membongkar seng dimulai dari pinggir supaya memudahkan pekerjaan.

Saat itu juga korban sambil melangkah ke arah pinggir. Namun tiba-tiba korban menginjak seng plastik warna putih yang sudah keropos.

Sesaat kemudian korban langsung jatuh dari atas atap dengan ketinggian enam meter yang mengakibatkan kepala korban pecah.

Retnowati yang juga pensiunan guru SLB memang meminta bantuan Sefnat selaku kepala tukang (mandor) untuk memperbaiki atap rumahnya.

Sebelum korban dan Sefnat bekerja, Retnowati masih menyuguhkan minuman dan kue.

Usai menikmati snack, korban dan mandor langsung bersama-sama naik ke atap rumah untuk membongkar atap rumah tersebut.

Saat Retnowati bersama anaknya Afwan Bimantoro berada dalam kamar, ia mendengar bunyi seperti orang jatuh.

Afwan Bimantoro (24) langsung keluar kamar dan mengecek bunyi tersebut.

Ia kaget melihat korban sudah terjatuh di dapur bagian belakang dengan posisi tergeletak bersimbah darah.

Afwan langsung ke rumah sakit Umum Prof Dr W.Z. Yohanes Kupang meminta bantuan mobil ambulance untuk mengevakuasi korban.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan

BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan

Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT Tekankan Integritas dan Profesionalisme Saat Lantik Pejabat Struktural Dan Fungsional

Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT Tekankan Integritas dan Profesionalisme Saat Lantik Pejabat Struktural Dan Fungsional

Hendak ke Malaysia, Lima Calon PMI Non Prosedural Diamankan Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT

Hendak ke Malaysia, Lima Calon PMI Non Prosedural Diamankan Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT

Tersesat di Gunung Egon, Dua Pendaki Ditemukan Selamat

Tersesat di Gunung Egon, Dua Pendaki Ditemukan Selamat

Upaya Bunuh Diri Sempat Digagalkan Kerabat, Pria di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dalam Kamar

Upaya Bunuh Diri Sempat Digagalkan Kerabat, Pria di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dalam Kamar

Dihantam Angin dan Gelombang, Perahu Ikan Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam di Pantai

Dihantam Angin dan Gelombang, Perahu Ikan Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam di Pantai

Komentar
Berita Terbaru