Operasi Pencarian Ditutup, Lima Hari Pencarian Warga Terseret Banjir Tanpa Hasil

Sabtu, 19 November 2022 16:58
int
Ngakunya Pandai Berenang, Remaja 16 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Belumai

digtara.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang dibantu BPBD Kabupaten Kupang, unsur kecamatan Fatuleu Barat, Bhabinkantibmas masyarakat dan keluarga korban terseret banjir sudah lima hari melakukan pencarian atas hilangnya Adrohanis Malafu (43).

Hingga hari kelima pencaran atau hingga Jumat (18/11/2022), tim belum juga menemukan korban.

Operasi pencarian korban di Sungai Bainel, Desa Kalali, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang pun ditutup sejak Jumat (18/11/2022) tanpa hasil.

Tim SAR gabungan sejak Senin (14/11/2022) lalu dibagi menjadi 3 SRU melakukan pencarian.

SRU 1 melakukan penyisiran dari lokasi kejadian menuju Bendungan.

Baca: Puluhan Warga Belawan Desak Oknum Polisi Yang Tembak Mati Pria di Medan Diproses

SRU 2 melakukan penyisiran dari Bendungan menuju muara dan SRU 3 yakni Rubber Boat melaksanakan penyisiran dari muara dan di sepanjang Pantai.

Hingga Jumat petang, operasi SAR dengan hasil nihil dan korban tidak ditemukan.

Berdasarkan hasil evaluasi bersama keluarga korban dan potensi SAR bahwa tidak ada tanda – tanda korban ditemukan, maka disepakati operasi SAR dihentikan.

Hal ini diperkuat dengan surat pernyataan yang ditandatangani pihak keluarga korban dan seluruh potensi SAR dan operasi pencarian pun ditutup.

Upaya pencarian terhadap Adrohanis Malafu (43), korban terseret banjir yang juga warga RT 008/RW 003, Dusun II, Desa Kalali, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, NTT ini sempat terhalang.

“Hingga Rabu (16/11/2022) pagi korban belum juga ditemukan,” ujar Kapolsek Fatuleu, Polres Kupang, Ipda Muslikan Sara, MM.

Kapospol Fatuleu Barat Aipda Eliaser Ataupah dan Bhabinkamtibmas Desa Poto kecamatan Fatuleu Barat Bripka Stefenson Radjah juga ikut dalam tim pencarian beserta tim BNPB Kabupaten Kupang dan Basarnas serta Tagana.

Korban terseret arus banjir di sungai Sumlili, Desa Kalali, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang pada Senin (14/11/2022) lalu.

Teresia Teti – Malafu (42) ditemukan meninggal dunia dan jenazah telah diantar ke rumahnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait