Notaris di Kupang Diminta Bertanggungjawab atas Hilangnya Sejumlah SHM

Selasa, 12 Oktober 2021 23:38
int
Ilustrasi

digtara.com – Albert W Riwu Kore, SH, notaris di Kupang NTT diminta bertanggung jawab atas hilangnya sejumlah sertifikat hak milik (SHM) yang diorder Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Christa Jaya Perdana untuk dibuatkan APHT I.

“Saya minta penyidik Polda NTT profesional dalam menangani kasus dugaan penggelapan sertifikat yang dijadikan jaminan di Bank Christa Jaya,” ujar Mikael Feka, SH MH, dosen Fakultas Hukum Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Selasa (12/10/2021).

Ia mengaku melihat kasus ini bermula ketika Notaris/PPAT Albert Riwu Kore tidak melakukan APHT I sehingga dengan mudah dilakukan pemecahan sertifikat tersebut karena tidak ada APHT.

Baca: Kasus Pub di Kupang Pekerjakan Gadis di Bawah Umur, Mami Perekrut ABG Ditangkap di Papua

Setelah pemecahan tersebut ternyata tidak semuanya diserahkan kepada BPR Christa Jaya Perdana yakni 9 SHM tidak diserahkan kepada BPR Christa Jaya Perdana dan hal ini terjadi di Kantor Notaris/PPAT Albert Riwu Kore.

“Oleh karena sertifikat itu ada dalam penguasaan Albert Riwu Kore sebagai Notaris/PPAT sebagai Pejabat umum maka Alberth dapat dimintai pertanggungjawaban hukum dalam konteks penguasaan SHM tersebut,” tandasnya.

Ia menegaskan bahwa raibnya 9 SHM tersebut jelas membawa kerugian buat BPR Christa Jaya Perdana.

Baca: Hilang Sejak Minggu, Petani di Kupang Ditemukan Meninggal dalam Sungai

Albert W Riwu Kore, notaris di Kota Kupang dilaporkan ke polisi di Polda NTT sejak beberapa waktu lalu oleh pihak Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Christa Jaya Kupang dengan dugaan penggelapan dan menghilangkan 9 buah sertifikat tanah yang ada bangunan rumah di Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT.

Laporan ke Polda NTT ini sudah dilakukan sejak bulan Februari 2019 lalu dan hingga saat ini belum berujung.

Chris Liyanto selaku pimpinan BPR Christa Jaya Kupang menjelaskan kalau ada debitur mengajukan pinjaman ke BPR Christa Jaya pada tahun 2016.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait