Natuna Panas! Kapal China Masuk Perairan RI, Diusir Tak Mau Pergi

  • Whatsapp
Natuna Panas! Kapal China Masuk Perairan RI, Diusir Tak Mau Pergi
Natuna Panas! Kapal China Masuk Perairan RI, Diusir Tak Mau Pergi (internet)

digtara.com – Situasi panas kini terjadi di Laut Natuna Utara. Hingga kini, Minggu (13/9/2020), kapal China CCG 5204 masih enggan meninggalkan area yang menjadi teritori RI itu. Natuna Panas

Padahal, berdasarkan UU laut internasional (UNCLOS 1982), Laut Natuna Utara adalah kawasan zona ekonomi ekslusif RI. Kapal coast guard (penjaga pantai) China, menolak pergi karena menyebut wilayah itu sebagai bagian dari wilayahnya melalui sembilan garis putus-putus (nine dash line).

Berdasarkan rilis Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) kejadian terjadi dari Sabtu (12/9/2020) hingga hari ini Minggu (13/9/2020).

Muat Lebih

Kapal Coast Guard (penjaga kapal) China dengan nomor lambung 5204 masuk Natuna sejak pukul 10.00 WIB kemarin.

“Kapal Coast Guard China kedapatan berkeliaran di ZEEI (Zona Ekonomi Ekslusif RI) Laut Natuna Utara, yang merupakan wilayah yurisdiksi Indonesia,” tulis lembaga itu dalam keterangan pers yang diterima CNBC Indonesia.

Tak Mau Pergi

“Meskipun sudah ditanyakan maksud keberadannya, kapal China enggan pergi dan berkeras di area tersebut.”

Baca: Permintaan Dari China Meningkat, Harga Ekspor Karet Naik ke USD1,32 Per Kilogram

Kapal CCG 5204 bersikeras bahwa mereka sedang berpatroli di area nine dash line (sembilan garis putus-putus) yang merupakan wilayah teritorial Republik Rakyat China. Bakamla RI sudah menyampaikan bahwa berdasarkan UNCLOS1982 (UU laut internasional), nine dash line tidak diakui keberadaan. Kapal itu pun diusir agar segera keluar dari wilayah yurisdiksi Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar