Jembatan Roboh ! Jalur Padang-Bukittinggi Putus Total

Sabtu, 15 Desember 2018 09:54

JAKARTA – Pemerintah melakukan pemasangan jembatan sementara sepanjang 36 meter menyusul robohnya jembatan di jalur Padang-Bukittinggi, Senin 10 Desember 2018. Pemasangan dilakukan dalam tempo 48 setelah informasi robohnya diterima Kementerian PUPR.

Menurut Tenaga Ahli Madya Kantor Staf Presiden (KSP), Alois Wisnuhardana, jembatan sementara akan selesai dalam waktu lima sampai tujuh hari. “Hitungannya memang harus cepat, karena jalur ini adalah jalur paling vital di Sumatera Barat. Padang-Bukittinggi adalah urat nadi ekonomi dan pergerakan manusia dan barang, menghubungkan dua kota terpenting di provinsi ini,” kata Alois.

Dikebutnya pengerjaan jembatan agar aktivitas masyarakat sekitar dapat kembali normal. Bila tidak masyarakat untuk mencapai ke wilayah lain harus melakukan jalan memutar dan membutuhkan waktu lebih panjang.

Jarak Padang-Bukittinggi sebenarnya kira-kira 90 km. Normalnya, dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 3 jam. Namun, dalam kondisi seperti ini, jarak yang bisa ditempuh sekitar 250-300 kilometer memutar.

“Bayangkan, satu jembatan ini putus, masyarakat Minang harus memutar jalan dengan jarak 3-4 kali lipat lebih jauh jika hendak bepergian dari atau menuju Padang-Bukittinggi. Pilihannya adalah melalui pesisir pantai barat di Pariaman, atau memutar ke timur melewati Danau Singkarak,” kata dia.

Diakuinya, memang ada jalur tikus yang lebih singkat, tapi pasti bukan untuk kendaraan berukuran besar. Pembangunan jembatan sementara merupakan wujud pemerintahan Jokowi yang pro terhadap rakyat.

“Jangan tanya waktu tempuhnya. Jangan tanya pula biaya ekstra yang harus dikeluarkan. Jangan tanya pula jika pemerintah bergerak lambat tak segera membuat jembatan sementara,” ujar Alois.

Ia berharap, kehadiran jembatan sementara dapat membuka kembali lalu lintas Kota Padang�Bukittinggi yang sebelumnya terputus. “Ini juga bisa menekan biaya ekstra yang harus dikeluarkan warga dalam kondisi darurat dan sementara,” imbuhnya.

Berita Terkait