Gereja Ungkap Perilaku Tersangka Cabul Belasan Anak di Alor

Rabu, 14 September 2022 11:47
Ilustrasi.

digtara.com – Pihak gereja dari Klasis Alor Timur Laut, mengungkap keseharian SAS (35), tersangka dalam kasus pencabulan anak saat menjalani masa Vikaris sebagai calon pendeta di Gereja Nailang, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, NTT.

Ketua Klasis Alor Timur Laut, Pendeta Yosua Penpada mengungkapkan, tersangka SAS selama menjalankan masa vikaris selalu aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan Gereja Nailang.

“Dia (tersangka) memang orang yang aktif dalam tiap kegiatan (gereja),” kata Yosua saat dihubungi, Rabu (14/9/2022).

Baca: Alamak! Korban Kekerasan Seksual Oleh Calon Pendeta di NTT Bertambah Jadi 12 Anak di Bawah Umur

Dijelaskan Yosua, bahwa SAS selalu aktif dalam kegiatan khususnya yang berkaitan dengan anak-anak, remaja maupun kegiatan kepemudaan di lingkungan gereja.

Dan lanjutnya, tidak ada tanda-tanda atau tidak nampak perilaku menyimpang yang ditunjukan tersangka Sepriyanto selama menjadi vikaris di Gereja Siloam Nailang.

“Tidak, tidak nampak dan tidak ada tanda-tanda (kekerasan seksual) yang dilakukan tersangka,” ujarnya.

Sebagai koordinator mentor vikaris di Klasis Alor Timur Laut, Yosua selalu mendapat laporan tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh SAS di lingkungan gereja dari mentor yang mendampingi SAS selama menjalani masa praktek sebagai calon pendeta.

Dan kata Yosua, laporannya selalu baik dari mentor yang adalah pendeta di Gereja Nailang.

Sehingga Yosua merasa terkejut ketika mendapat laporan tentang kasus kekerasan seksual dan pelecehan seksual yang dilakukan tersangka SAS selama masa praktek sebagai calon pendeta.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait