Begini Pengakuan Tersangka Kasus Cabul Anak di Alor, Ternyata Punya Trauma Masa Lalu

Selasa, 13 September 2022 13:38
int
Ilustrasi

digtara.com РSAS (35), calon pendeta yang juga tersangka kasus pencabulan belasan anak di Kabupaten Alor, NTT mengaku memiliki trauma masa lalu. Pengakuan Tersangka Kasus Cabul 

Tersangka sudah menjalani serangkaian pemeriksaan oleh penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan dalam kasus pencabulan terhadap 12 anak di Kabupaten Alor.

Amos Aleksander Lafu, kuasa hukum tersangka mengatakan, dalam pemeriksaan itu kliennya mengakui semua perbuatannya.

SAS bahkan mengaku, punya trauma masa lalu yakni menjadi korban kekerasan seksual.

Baca: Alamak! Korban Kekerasan Seksual Oleh Calon Pendeta di NTT Bertambah Jadi 12 Anak di Bawah Umur

Sehingga, akhirnya membentuk karakter SAS setelah beranjak dewasa.

“Itu pengakuannya dalam BAP (Berita acara pemeriksaan) waktu pemeriksaan kemarin,” ujar Amos, Selasa (13/9/2022).

Amos belum menjelaskan secara detail kekerasan seksual yang pernah dialami SAS.

Baca: Korban Pencabulan Calon Pendeta di Alor Bertambah

“Nanti biarlah itu jadi materi persidangan, karena takutnya kita terlalu gembor-gembor di awal, nanti publik pikir mau membela diri,” kata Amos.

Pada prinsipnya lanjut Amos, pihaknya tetap berempati terhadap para korban dan menghargai setiap empati yang digalang oleh kelompok masyarakat.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait