BMKG Prediksi Cuaca Kota Medan Cerah Berawan
digtara.com – Cuaca cerah berawan akan menghiasi Kota Medan hingga siang nanti. Hal itu disampaikan BMKG dalam situs resminya www.bmkg.go.id, Rabu Pagi.
Baca Juga:
- Hingga Akhir Februari, NTT Masih Rawan Dilanda Bibit Siklon Tropis
- Cuaca Ekstrem, Pencarian Korban Tanah Longsor Secara Manual di Manggarai Timur Dilakukan Secara Manual
- Ancaman Gagal Panen Akibat Cuaca Ekstrem, Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Minta Perkuat Mitigasi yang Baik dan Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah
BMKG memprediksi kondisi ini akan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB dengan suhu udara berada diangkat 22-31 derajat celcius.
“Kelembaban 65-85 persen dan kecepatan angin 10-30 Km/jam dari arah timur laut,” tulis BMKG dalam situsnya.
Untuk sore hari, BMKG memprediksi Kota Medan akan diguyur hujan ringan hingga pukul 21.00 WIB. Dalam kurun waktu itu, suhu udara di Kota Medan berada diangka 25-28 derajat celcius dengan kelembaban 70-80 persen.
“Angin bertiup dari arah Timur Laut dengan kecepatan 20 Km/jam,” sebut BMKG.
Sementara, cuaca berawan akan menyelimuti Kota Medan hingga pergantian hari. Dalam kondisi ini, suhu udara berada diangka 23 derajat celcius dengan kelembaban 85 persen dan kecepatan angin 20 Km/jam dari arah Timur Laut.
Kawasan Berastagi
Sedangkan, untuk kawasan wisata seperti Berastagi, BMKG memprediksi hujan ringan akan mengguyur daerah itu mulai pukul 16.00 WIB. Kondisi itu akan berlangsung hingga Malam pukul 21.00 WIB.
Masyarakat diimbau berhati-hati dalam beraktivitas. Untuk informasi lebih jelas, masyarakat juga bisa mengupdate perkembangan cuaca melalui situs resmi BMKG.
Hingga Akhir Februari, NTT Masih Rawan Dilanda Bibit Siklon Tropis
Cuaca Ekstrem, Pencarian Korban Tanah Longsor Secara Manual di Manggarai Timur Dilakukan Secara Manual
Ancaman Gagal Panen Akibat Cuaca Ekstrem, Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Minta Perkuat Mitigasi yang Baik dan Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah
Dua Rumah Warga Tertimpa Pohon Tumbang Saat Hujan di Kabupaten Sikka
Rumah Warga Sikka Rusak Diterjang Angin Puting Beliung