9 Ekor Ternak Lembu Warga Langkat Mati Terjangkit PMK, 1.298 Dinyatakan Sembuh

Minggu, 03 Juli 2022 12:41
ist
9 Ekor Ternak Lembu Warga Langkat Mati Terjangkit PMK, 1.298 Dinyatakan Sembuh

digtara.com – Jelang perayaan Idul Adha atau hari raya kurban, tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten Langkat, Polres Langkat dan TNI terus gencar melakukan sosialisasi dan pemeriksaan hewan ternak warga untuk mengetahui apakah terjangkit wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Lembu Mati Terjangkit PMK

Dari data yang diterima, sebanyak 1396 ekor hewan ternak lembu di Langkat terjangkit wabah PMK. Sembilan ekor mati dan 1298 dinyatakan sembuh.

Kapolres Langkat, AKBP. Danu Pamungkas Totok, Sik mengatakan, jumlah tersebut diketahui saat pihak gabungan dari Pemerintah Kabupaten Langkat, jajaran Polres Langkat dan TNI melaku pendataan di seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Langkat.

Baca: Wabah PMK Landa Kabupaten Langkat, Polisi Gencar Lakukan Sosialisasi dan Penjagaan Jalur Perbatasan

“Kita kerap kali melakukan pendataan. Hal ini guna mengantisipasi beredarnya hewan ternak lembu yang terjangkit PMK saat perayaan Idul Adha,” ujarnya, Minggu (3/7/2022).

Kapolres Langkat, AKBP. Danu Pamungkas Totok mengatakan, ada beberapa wilayah di Kabupaten Langkat masuk dalam zona merah terkait PMK terhadap hewan ternak.

Baca: Kapolda Sumut Cek Posko Terpadu PMK di Perbatasan Sumut-Aceh, Pastikan Sapi Sehat

Wilayah tersebut antara lain berada di Kecamatan Besitang, Pematang Jaya dan Kecamatan Pangkalan Susu. Sementara itu berdasarkan data yang telah dihimpun, jumlah ternak yang sudah di vaksin sebanyak 200 ekor.

Atas data tersebut Kapolres meminta seraya mengajak agar para stakeholder melakukan penanganan kasus PMK sama seperti saat melakukan penangan kasus covid-19.

Laman: 1 2

Berita Terkait