Jumat Pagi, Lalu Lintas Menuju Amplas Padat
digtara.com – Pengendara memadati jalan menuju Amplas, Jumat (11/12/2020) pagi. Lalu Lintas Menuju Amplas
Baca Juga:
Pantauan digtara.com melalui live streaming area traffic control system (ATCS) Dishub Kota Medan, arus lalu lintas simpang PMH (Persatuan Motor Horas), pengendara yang datang dari arah jalan Sisingamangaraja menuju jalan A.H Nasution terlihat memenuhi ruas jalan.
Selain itu, arus lalu lintas di simpang Lapangan Merdeka, pengendara juga memadati lampu merah dari arah jalan Raden Saleh menuju Jalan Balai kota.
Sedangkan di titik lainnya, yakni simpang Waspada pengendara dari arah jalan Suprapto menuju jalan Pemuda. Serta jalan menuju kantor walikota Medan, kantor gubernur Sumatera Utara, dan kantor DPRD Sumatera Utara tampak pengendara sepi di ruas jalan.
Di simpang Istana Plaza, simpang Uniland dan simpang Mesjid Raya sama halnya, pengendara tidak memadati arus lalu lintas. Tentu tiap pengendara datang dari beberapa kalangan ataupun profesi.
Baca: Pasca Pilkada, Bawaslu Medan Belum Temukan dan Terima Laporan Adanya Pelanggaran
Terlihat pengguna sepeda motor, mobil pribadi, angkot, bus, pengendara sepeda, Ojol hingga becak padat melintasi jalan menuju titik nol kota Medan.
Meski demikian masyarakat yang berkendara tetap diminta waspada dan mengedepankan keselamatan berlalu lintas.
Pengendara dihimbau agar tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Serta selalu melengkapi surat-surat kendaraan yang digunakan.
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Jumat Pagi, Lalu Lintas Menuju Amplas Padat
Aksi Unjuk Rasa BEM UMN Al-Washliyah di Kanwil BRI Medan Diwarnai Keributan dengan Satpam
Kunjungi Toko Merchandise PSMS Medan, Gubernur Bobby Dorong Peningkatan Pemasukan Klub
Direksi PUD Pasar Medan Tinjau Pasar Simalingkar dan Pasar Sentosa Baru, Fokus Penataan dan Kebersihan
Diduga Wizzmie dan Banyak Gedung di Medan Tanpa PBG, Johan Merdeka Minta Wali Kota Copot Kasatpol PP dan Kadis Perkimcitaru
Anak Perempuan Masih SD Diduga Nekat Bunuh Ibu Kandung di Medan, Begini Kronologi dan Motif Awalnya