Rabu, 14 Januari 2026

Polres Sergai Berikan Perhatian Khusus Pada Penderita Lumpuh Layu

- Sabtu, 14 November 2020 16:30 WIB
Polres Sergai Berikan Perhatian Khusus Pada Penderita Lumpuh Layu

digtara.com – Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar bakti sosial ke salah satu rumah di Dusun IX, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Sabtu (14/11/2020).

Baca Juga:

Rumah itu dihuni pasangan Aroi (53) dan Aisyah (52) yang memiliki seorang putri yang bernama Ana usia 17 tahun. Anak mengalami lumpuh layu dan belum bisa berjalan sejak lahir.

Kasat Reserse Kriminal Polres Sergai AKP Pandu Winata datang ke rumah tersebut didampingi KBO Reskrim Iptu Andi Santika bersama tim opsnal Satreskrim Polres Sergai. Mereka disambut langsung kedua orang tua Ana.

Dalam sambutannya, AKP Pandu Winata turut prihatin melihat kondisi Ana yang sudah meranjak dewasa namun belum bisa berjalan.

“Kami dari Sat Reskrim Polres Sergai turut prihatin dengan kondisi adik ana dan saya berpesan kepada orang tua dari adik ana tetap tabah,istiqomah serta tetap bersyukur, ada hikmah dibalik cobaan yang diberikan oleh Allah SWT. Hari ini kami datang kemari atas laporan dari rekan -rekan media yang mana kita ketahui, bahwa ada seorang gadis yang sudah dewasa namun tidak bisa berjalan, sehingga kami langsung kemari melihat kondisinya.” ujar AKP Pandu.

BACA JUGA: Kabaharkam Polri Bantu Pengobatan Remaja Putri Lumpuh Layu Asal Deli Serdang

 

PEMBERIAN BINGKISAN

Dalam bakti sosial itu, Polres Sergai memberikan bingkisan dan sembako serta santunan kepada Ana.

“Jangan dilihat dari isinya tapi dilihat dalam kepedulian kami sebagai anggota Polri.”ucap AKP Pandu.

Selain itu, Pandu juga berpesan kedua orangtua Ana untuk tetap menjaga Ana dengan baik. “Anak sejatinya membawa reziki dalam keluarga,” ucapnya.

Aisyah, ibu dari Ana mengucapkan terima kasih kepada Polres Sergai dan jajaran yang sudah menjengguk anak mereka.

“Bahwa anak kami ini sejak lahir tidak bisa berjalan akibat demam tinggi, sementara kakak dan abangnya hidup normal. Bahkan sejak lahir hingga sekarang anak kami belum pernah di bawak ke dokter karena kendala biaya,” tukasnya.

[AS]

 

https://www.youtube.com/watch?v=o1X66r3ek3s

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru