Kamis, 19 Februari 2026

Akhyar Pimpin Doa Untuk Kader Pramuka Korban Hanyut Sungai Sempor

- Sabtu, 22 Februari 2020 13:40 WIB
Akhyar Pimpin Doa Untuk Kader Pramuka Korban Hanyut Sungai Sempor

digtara.com | MEDAN – Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Medan, Akhyar Nasution, menunjukkan rasa empatinya terhadap kader Pramuka yang tewas dalam kegiatan susur sungai di Sungai Sempor pada Jumat kemarin.

Baca Juga:

Rasa empati itu ditunjukkan dengan melaksanakan hening cipta dan doa bersama di halaman UPT SMP Negeri 22 Medan, Sabtu (22/2/2020)

Kegiatan itu bersamaan dengan peringatan hari ulang tahun (HUT) Gugus Depan (Gudep) 07.027-07.028 UPT SMP Negeri 22 Medan.

“Mari kita tundukkan kepala kita sejenak sekaligus mendoakan teman-teman kita yang menjadi korban di Sungai Sempor,”sebut Akhyar.

Akhyar yang juga Plt. Wali Kota Medan itu mengatakan, Pramuka merupakan  singkatan dari Praja Muda karana yang artinya sekumpulan anak muda yang memiliki karya atau sedang berkarya. Dari pengertian tersebut wajar apabila pramuka dianggap sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki inovasi karya dan kemajuan dalam berpikir. Seorang yang visioner, disiplin dan mampu mengatasi berbagai macam masalah. Banyak karya dan keterampilan yang dapat dikuasai ketika mengikuti kegiatan pramuka yang dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

“Pramuka Indonesia memiliki lambang siluet cikal kelapa yang diciptakan oleh Soenarjo Admodipuro, seorang pensiunan departemen pertanian yang berdedikasi tinggi terhadap gerakan pramuka Indonesia. Sebagaimana layaknya pohon kelapa yang memiliki seribu manfaat dari akar sampai daunnya, maka para pramuka pun seyogyanya memiliki seribu manfaat dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Akhyar.

Hal yang paling penting jelas Akhyar, dalam pelatihan kepramukaan adalah pendidikan, bukan instruksi. Artinya bahwa yang diutamakan dalam kegiatan pelatihan pramuka adalah capacity building para anggotanya, bukan perintah dan instruksi yang menandakan adanya sistem hierarki dalam suatu struktur kelembagaan.

“Pendidikan pramuka juga mengajarkan kemandirian, kerjasama, persahabatan, kepercayaan diri, kesehatan fisik dan mental, moral yang luhur serta berbagai kelebihan lainnya. Melalui proses yang panjang, para anggota pramuka juga biasanya menjadi manusia-manusia unggul yang selalu bisa diandalkan dalam berbagai situasi dan kondisi,” jelas Akhyar.

“Saya berharap, gerakan Pramuka mampu melahirkan generasi berkarakter untuk kemajuan Kota Medan,”tandasnya.

[AS]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru