Terkait Babi di Sumut, Edy: Tak Bisa Diatasi, Seluruh Babi harus Dimusnahkan
digtara.com | MEDAN – Soal matinya babi di Sumatera Utara, pihak Pemerintah Sumut mencatat 9.421 ekor babi mati akibat ‎virus hog cholera. Bila wabah tersebut tidak bisa diatasi, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menegaskan, seluruh babi harus dimusnahkan.
Baca Juga:
“Tim lagi turun. Kalau virus tidak bisa diatasi, semuanya harus dimusnahkan. Ke sana larinya itu,” tegasnya.
Dia mengatakan, dirinya sudah menjumpai Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, di Jakarta baru-baru ini, untuk membahas ‎virus hog cholera yang menyerang peternakan babi di Sumut.
“Terkait virus ini, saya sudah ‎jumpa dengan Menteri Kesehatan, dan disebut tidak menularkan siapapun, baik manusia, binatang, dan lainnya. Khusus si babi. Kalau bukan babi, aman dia,” ucapnya.
Edy juga mengungkapkan, Kementerian Kesehatan tengah memproses permintaan dari Dinas Kesehatan Sumut untuk mengirim vaksin dalam upaya mengatasi dan mencegah terjangkit ‎hog cholera.
“Untuk vaksin yang menentuskan itu Menteri Kesehatan. ereka yang mengeluarkan vaksin. Bukan Kadis Kesehatan. Dari Kementerian ke Kadis, ini sedang diproses,” ungkapnya.
Gubsu Bobby Nasution Realisasikan 20 Ribu Rumah Subsidi Bersama Pengembang
Debat Perdana Pilgub Sumut 2024 Digelar, Berikut Tema dan Link Livenya
Edy Rahmayadi Ngaku Prihatin Masih Banyak Orang Miskin di Asahan
Pj Gubsu Agus Fatoni Dinobatkan Sebagai Ayah Duta Genre
Tak Disangka Begini Reaksi Masyarakat Tanggapi Spanduk Bobby Nasution-Nagita Slavina di Medan