Niat Bekerja di Australia, Tujuh WNA Dipulangkan dan Masuk Wilayah Perairan Rote Ndao
Baca Juga:
Tim gabungan Polres Rote Ndao dan Polsek Rote Selatan masih melakukan pencarian terhadap keempat orang WNI diduga adalah pelaku tindak pidana People Smugling yang melarikan diri dan masuk ke hutan.
Kapolres juga menegaskan bahwa personel di lapangan terus melakukan pencarian dan mengharapkan dukungan serta partisipasi aktif masyarakat.
Baca Juga:"Personel kami masih melakukan pencarian di lapangan dan diharapkan peran serta masyarakat untuk membantu mengungkap para terduga pelaku smuggler," ujar AKBP Mardiono.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa Polda NTT memberikan atensi penuh terhadap penanganan kasus tersebut.
Jajaran kepolisian akan mendalami dugaan tindak pidana penyelundupan manusia (people smuggling) yang melibatkan jaringan lintas negara.
Ia juga menambahkan bahwa wilayah NTT yang berbatasan langsung dengan perairan internasional menjadi salah satu titik rawan jalur masuk ilegal, sehingga pengawasan akan terus diperketat.
"Polda NTT berkomitmen meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah pesisir guna mencegah praktik penyelundupan manusia maupun pelanggaran keimigrasian lainnya," tegasnya.
Baca Juga:Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh jajaran Polres Rote Ndao dan Polda NTT
Diguyur Hujan dan Arus Deras, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat Bagi Anak Sekolah di Sumba Barat Daya
Jembatan Tuatuka-Kupang Dibangun Warga Bersama Anggota Brimob Polda NTT
Anggota Satbrimob Polda NTT Gagalkan Penyelundupan Belasan Jerigen Miras di Perairan Pulau Buaya
Ditangkap Resmob Polda NTT di Kupang, Polsek Rote Timur Jemput Mahasiswa Pelaku Penganiayaan IRT
Tujuh WNA Asal China Dan Uzbekistan Diamankan di Rote Ndao, Empat WNI Pengantar Kabur